kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Harga minyak kian murah, tergerus hingga 4,3%


Kamis, 20 Agustus 2015 / 05:46 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Harga minyak Amerika Serikat ditutup di level terendahnya dalam enam tahun terakhir pada Rabu (19/8). Kondisi ini terjadi seiring adanya kenaikan tak terduga atas cadangan minyak di Negeri Paman Sam itu.

Data yang dihimpun Reuters menunjukkan, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) ambles 4,3% menjadi US$ 40,80 sebarel. Ini merupakan level harga terlemah sejak Maret 2009.

Sedangkan harga minyak Brent turun 20 sen menjadi US$ 46,90 per barel.

Sekadar informasi, data yang dirilis Energy Information Association AS menunjukkan, cadangan minyak AS melonjak 2,6 juta barel menjadi 456,21 juta barel pada pekan lalu. Sedangkan cadangan minyak di Cushing, Oklahoma, naik 326.000 barel menjadi 57,44 juta barel.


Jika dibandingkan dengan prediksi hasil polling yang dilakukan Reuters, terjadi perbedaan yang cukup jauh di mana pelaku pasar meramal penurunan cadangan minyak sebesar 777.000 barel.

"Data tersebut cukup mengejutkan, di mana cadangan melonjak pada saat pelaku pasar memprediksi terjadinya penurunan. Kami rasa, data tersebut tidak disebabkan oleh harga minyak spot saat ini," papar Tariq Zair, managing member Tyche Capital Advisors di Laurel Hollow, New York.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×