kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.107
  • SUN97,12 0,58%
  • EMAS621.140 0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Delapan saham naik harga, ini daftar 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (9 Mei 2018)

Jumat, 11 Mei 2018 / 06:54 WIB

Delapan saham naik harga, ini daftar 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (9 Mei 2018)
10 Saham LQ45 dengan PER Terendah (9 Mei 2018)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang cerah ceria. Rabu (9/5) IHSG mampu berbalik naik dari tren penurunan pekan lalu, sebanyak 133.22 poin (2.31%) ke level 5,907.94.

Indeks LQ45 yang beranggotakan 45 saham dengan kapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid, tentu ikut terbang. LQ45 naik 33.76 poin menuju level 954.29 (3,67%).

Kenaikan terjal dua indeks utama di BEI itu tidak mengubah komposisi penghuni daftar 10 saham LQ45 dengan nilai PER terkecil dari sebelumnya. Hanya urutan mereka sedikit berubah. 

Tiga penghuni pertama daftar ini masih Bumi Resources Tbk (BUMI), Waskita Karya Tbk (WSKT), dan Waskita Beton Precast tbk (WSBP). Mereka menempati daftar LQ45 dengan PER positif terkecil secara berurutan, yaitu 3,18 kali, 4,40 kali, dan 4,77 kali. Disusul kemudian oleh AKRA, INDY, BSDE, PTBA, SRIL, BBNI, dan PGAS. Saham INDY dan BSDE saling bertukar urutan dari posisi sebelumnya. 

Dari sepuluh saham penghuni daftar ini, Rabu lalu delapan saham naik harga. Saham-saham itu adalah WSKT, WSBP, AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan Indika Energy Tbk (INDY), Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PGAS.

Dua saham yang lain, BUMI dan Sri Rejeki ISman Tbk (SRIL), bernasib nahas karena turun harga ketika teman-temannya menghijau. Kali ini tidak ada saham dalam daftar ini yang tidak mengalami perubahan harga.

Price earning ration (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama belum terjadi perubahan laba bersih per saham. Sebaliknya, kenaikan harga saham juga akan menaikkan nilai PER jika pada saat yang sama belum terjadi perubahan angka laba bersih per saham. 

Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama.


Reporter: Hasbi Maulana
Editor: Hasbi Maulana

BURSA EFEK / BURSA SAHAM

Tag
Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel santika premiere Slipi
26 July 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.1802 || diagnostic_web = 0.3428

Close [X]
×