KINERJA BUMI PLC
Bumi Plc merugi US$ 106 juta di semester I
Oleh Astri Kharina Bangun - Jumat, 10 Agustus 2012 | 13:37 WIB
JAKARTA. Bumi Plc membukukan kerugian pada semester pertama 2012 sebesar US$ 106 juta. Posisi ini menurun 64,18% dibandingkan rugi semester pertama tahun lalu sebesar US$ 296 juta.
Kendati merugi, laba operasional Bumi Plc meningkat sekitar dua kali lipat menjadi US$ 128 juta dibandingkan periode serupa pada 2011 sebesar US$ 62 juta.
Chief Executive Officer Bumi Plc Nalin Rathod seperti dikutip dari rilis perseroan, Jumat (10/8) mengungkapkan kinerja keuangan Grup dipengaruhi kerugian di tingkat anak usaha. Terutama karena pembayaran bunga tinggi dan turunan kerugian di Bumi Resources.
"Selain itu, harga batu bara termal juga turun secara signifikan selama beberapa bulan terakhir, bersama dengan harga logam mineral lainnya. Ini mencerminkan tantangan kondisi ekonomi global," kata Nalin.
Pada semester pertama 2012, rata-rata penjualan batubara Bumi Resources turun menjadi US$ 88 per ton dari US$ 91,3 per ton pada semester pertama 2011. Sedangkan rata-rata penjualan batubara Berau meningkat dari US$ 74,6 per ton menjadi US$ 76,6 per ton.
Kenaikan pendapatan operasional Bumi Plc berasal dari kenaikan penjualan PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) sebesar 9,8 juta ton dari 9,6 juta ton pada semester I 2011 dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar 32,7 juta ton dari 29,9 juta ton pada semester I 2011.
Berdasarkan laporan keuangan Bumi Plc yang dirilis di situsnya, per 30 Juni 2012 laba setelah pajak PT Bumi Resources Tbk US$ 111 miliar dibandingkan 30 Juni 2011 sebesar US$ 41 miliar. Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan PT Berau Coal Energy Tbk yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Berau merugi US$ 39,42 juta, merosot dibandingkan laba bersih tahun lalu sebesar US$ 90,31 juta. Bumi Resources baru akan memasukkan laporan keuangannya ke BEI pada akhir Agustus 2012.
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.
