kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Aksi ambil untung menyebabkan harga minyak turun


Senin, 27 Februari 2012 / 14:08 WIB
ILUSTRASI. Prediksi IHSG hari ini Kamis (4/3), akankah melanjutkan penguatan?


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga kontrak minyak dunia jatuh dari level tertinggi dalam sembilan bulan terakhir. Siang tadi, harga kontrak minyak jenis WTI untuk pengantaran April turun 48 sen menjadi US$ 109,29 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 14.01 waktu Singapura, kontrak yang sama berada di posisi US$ 109,41 sebarel.

Sekadar mengingatkan, pada 24 Febuari lalu, harga minyak naik 1,8% menjadi US$ 109,77 per barel. Ini merupakan level tertinggi sejak 3 Mei 2011 lalu. Jika dihitung, harga minyak sudah menanjak 6,3% di sepanjang pekan lalu dan naik 13% dalam kurun waktu setahun terakhir.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran April turun 83 sen menjadi US$ 124,64 per barel di ICE Futures Europe exchange London.

Penurunan harga minyak terjadi setelah investor berspekulasi bahwa kenaikan yang terjadi saat ini sudah terlampau tinggi. Apalagi setelah Badan Moneter Internasional mengingatkan perekonomian global masih memiliki risiko perlambatan.

"Pasar sedikit melakukan aksi ambil untung. Masih banyak ketidakpastian yang terjadi di pasar. Pasar masih cemas dengan apa yang akan terjadi di Iran ke depannya," jelas Jonathan Barratt, chief executive Barratt's Bulletin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×