Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu pemegang saham PT Sentul City Tbk (BKSL) getol menjual kepemilikan saham. Berdasarkan keterbukaan informasi di BEI pada Kamis (6/8/2026), Samuel Sekuritas Indonesia menjual 1.327.878.200 saham BKSL.
Samuel Sekuritas dalam keterbukaan informasi menjelaskan jika transaksi penjualan saham ini dalam rangka pencairan repurchase agreement (repo). Menurut Samuel penjualan saham dilakukan pada 6 Agustus 2026 di harga Rp 57 per saham. Sehingga nilai transaksi penjualan saham sebesar Rp 75,69 miliar.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Samuel Sekuritas di emiten pengembang properti tersebut berkurang dari 7.280.879.000 saham atau setara 4,34% hak suara menjadi 5.953.000.800 saham atau 3,55% hak suara.
Baca Juga: Rebound Bitcoin Diproyeksi Ringkih pada Agustus, Waspada Euforia Altcoin
Samuel Sekuritas menegaskan tujuan transaksi ini semata-mata untuk pencairan repo dan bukan merupakan aksi korporasi yang mengubah status pengendalian perusahaan.
Sejatinya pengurangan kepemilikan saham BKSL oleh Samuel Sekuritas jauh lebih besar jika dibandingkan posisi per akhir Juni 2026. Dalam keterbukaan informasi sebelumnya, kepemilikan Samuel Sekuritas di saham BKSL mencapai 5,65% setara dengan 9.478.984.654 saham.
Pada Kamis (6/8/2026) harga saham BKSL naik 8,33% di Rp 78 per saham. Kenaikan harga saham ini memperpanjang reli saham BKSL dalam lima hari yang telah naik 14,71% dan sebulan naik 27,87%.
Dari sisi kinerja semester I 2026, BKSL mencatat lonjakan kinerja. Laba bersih emiten properti ini melonjak sekitar 387% menjadi Rp 88,24 miliar. Kenaikan laba tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan yang juga meningkat signifikan. Pendapatan BKSL tumbuh sekitar 54% menjadi Rp 744,31 miliar.
Dari sisi neraca, total aset BKSL naik sekitar 2,6% menjadi Rp 21,82 triliun per 30 Juni 2026 dari Rp 21,26 triliun pada akhir 2025.
Di sisi liabilitas, total kewajiban meningkat sekitar 8,9% menjadi Rp 5,74 triliun dari Rp 5,27 triliun pada 31 Desember 2025. Sementara total ekuitas naik menjadi Rp 16,08 triliun dibandingkan Rp 15,99 triliun pada akhir tahun lalu.
Baca Juga: Tak Semua Saham Dividen Menguntungkan, Ini Emiten yang Masih Beri Capital Gain
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
