kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Wow, harga emas naik ke level tertinggi 7 tahun


Selasa, 14 April 2020 / 08:39 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Gold bars and coins are stacked in the safe deposit boxes room of the Pro Aurum gold house in Munich, Germany, August 14, 2019. REUTERS/Michael Dalder/File Photo


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Harga emas melambung ke level tertinggi lebih dari tujuh tahun, Selasa (14/4). Meningkatnya kekhawatiran penurunan ekonomi global yang lebih dalam akibat pandemi corona (corona-19) semakin mengkilapkan emas.

Mengutip Bloomberg pukul 8.18 WIB, emas spot ke US$ 1.716,90 per ons troi atau naik 0,09%. Setelah menyentuh level tertinggi sejak Desember 2012 di US$ 1.722,20 di awal sesi

Sementara, emas berjangka pengiriman Juni 2020 ke level US$ 1.768,50 per ons troi atau naik 0,41%.

Baca Juga: Nyaris tembus US$ 1.700, harga emas ke puncak tertinggi

Berikut sentimen yang mempengaruhi pasar hari ini;

- Bursa Asia berhasil rebound pagi ini, meskipun kekhawatiran virus corona dapat menyeret ekonomi global selama berbulan-bulan cenderung meredam kepercayaan investor.

- Penurunan kinerja ekspor China diprediksi berlanjut pada Maret. Jatuhnya harga minyak juga akan memperdalam penurunan impor China. Dalam survei Reuters, kondisi ini menggambarkan pandemi virus corona melumpuhkan ekonomi global.

- Kongres AS berjuang untuk menghasilkan undang-undang bantuan virus corona pada hari Senin. Terbentur belum tercapainya kesepakatan antara pimpinan Partai Republik dan Demokrat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×