kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Wintermar (WINS) mencatatkan pendapatan US$ 10,2 juta pada Kuartal I 2021


Selasa, 11 Mei 2021 / 06:25 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Yudho Winarto

Penyusutan juga turun secara signifikan sebagai akibat dari armada yang lebih ramping, penurunan nilai aset sebesar US$ 4,5juta pada tahun 2020 dan penyesuaian masa manfaat aset.

Namun biaya bahan bakar naik 74% YoY menjadi US$ 0,2 juta karena wet contract baru pada tahun 2021.

Selanjutnya, pendapatan sewa tercatat sebesar US$ 1,5 juta untuk kuartal pertama tahun 2021, nilai ini mencatat penurunan 36% YoY sementara pendapatan dari jasa lainnya turun 45% YoY menjadi US$ 0,4 juta karena segmen-segmen yang terkena dampak pandemi ini belum sepenuhnya pulih.

Kedua segmen bisnis tersebut terus memberikan kontribusi laba kotor sebesar US$ 0,36 juta secara total untuk kuartal pertama tahun 2021 dibandingkan dengan US$ 0,62 juta pada periode yang sama 2020.

Manajemen WINS menjelaskan, langkah-langkah efisiensi biaya yang melibatkan penjualan kapal dan pengurangan staf darat, ditambah pengurangan gaji sukarela yang dilakukan oleh seluruh staf, menghasilkan penurunan beban tidak langsung sebesar 21% YoY dari angka US$ 1,5 juta menjadi US$ 1,2 juta di kuartal pertama 2021.

Baca Juga: Hingga Febuari 2021, Wintermar Offshore (WINS) kantongi kontrak sebesar US$ 66 juta

Meskipun kebijakan pembekuan perekrutan dicabut dan Perusahaan mulai menerima karyawan baru pada tahun 2021, total biaya gaji masih lebih rendah 26% YoY menjadi US$ 0,08 juta.

“Biaya administrasi, kebutuhan kantor, dan perjalanan dinas juga lebih rendah masing-masing 35%, 26% dan 72% dari tahun lalu, karena karyawan terus bekerja dari rumah di sebagian besar kuartal pertama sejalan tindakan pencegahan Covid-19 yang lebih tinggi di Jakarta,” ungkap Manajemen WINS dalam keterbukaan informasi, Senin (10/5).

Adapun EBITDA untuk kuartal pertama 2021 tercatat sebesar US$ 4,3 juta atau 16% lebih rendah dibandingkan kuartal pertama 2020, akan tetapi masih lebih tinggi dari tiga kuartal sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×