kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Widodo Makmur Unggas (WMUU) menyiapkan belanja modal Rp 1,5 triliun


Selasa, 02 Februari 2021 / 12:17 WIB
ILUSTRASI. Widodo Makmur Unggas (WMUU) akan menggunakan belanja modal untuk menambah kapasitas produksi.


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) berencana mengalokasikan dana investasi sebesar Rp 1,5 triliun pada tahun ini. Jumlah tersebut turun dari alokasi awal sebesar Rp 1,9 triliun.

Direktur Utama WMU, Ali Mas’adi mengatakan, walau turun dari angka sebelumnya, WMUU optimistis untuk tetap mencapai kinerja yang positif pada tahun ini. Salah satu sumber belanja modal tersebut diperoleh dari hajatan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO).

Perusahaan peternakan ayam ini menawarkan 1,94 miliar saham dengan sebesar Rp 180 per saham. Dus, dari aksi ini Widodo Makmur Unggas bakal meraup dana segar sebesar Rp 349,41 miliar.

Ali melanjutkan, IPO bukan satu-satunya aksi korporasi yang dilakukan oleh Widodo Makmur Unggas. Emiten ini juga berencana untuk menerbitkan obligasi korporasi pada kuartal ketiga 20201 atau kuartal IV 2021. “Perihal rencana obligasi kami rencanakan pada akhir tahun, masalah nilainya berapa akan dihitung lagi nanti,” ungkap Ali, Selasa (2/2).

Baca Juga: Harga saham Widodo Makmur Unggas (WMUU) naik 15,56% pada perdagangan perdana

Adapun sumber pendanaan lainnya akan diperoleh dari refinancing dari rumah potong yang berlokasi di Wonogiri serta dari internal perusahaan. Nantinya, dana investasi akan digunakan untuk menambah kapasitas produksi ayam broiler sebanyak 6,4 juta broiler melalui dua tahap. Ke depannya Widodo Makmur akan terus bertumbuh dan sesuai rencana di 2021 dengan menaikkan kapasitas rumah potong hewan unggas menjadi 25.500 ekor per jam.

Di tengah pandemi Covid-19, Widodo Makmur tetap optimistis dapat melanjutkan torehan kinerja positif. Emiten baru di Bursa Efek Indonesia ini memproyeksikan penjualan meroket naik 436% dan laba bersih 259% dari tahun lalu.

Widodo Makmur pun fokus pada pengembangan bisnis produksi karkas, apalagi di sepanjang semester pertama tahun lalu produksi karkas tumbuh 22% menjadi 16.000 ton. "Konsumen kami tersebar di seluruh Indonesia dan kebutuhan protein daging ayam nasional terus meningkat. Jadi kami yakin penjualan tahun ini tumbuh tajam," imbuh Ali Mas'adi.

Baca Juga: 30 Perusahaan masuk pipeline BEI, simak strategi memilih saham IPO

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×