kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Waspadai koreksi rupiah setelah penguatan tajam


Rabu, 24 Januari 2018 / 07:30 WIB


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor lagi, serta turut memberi sentimen positif bagi rupiah. Kemarin, kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot naik 0,14% ke Rp 13.331. Kurs tengah rupiah di Bank Indonesia menguat 0,12% ke level Rp 13.318.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede menuturkan, rupiah menguat berkat aliran masuk dana asing di pasar saham dan obligasi. Kemarin, IHSG mencetak rekor di 6.635,33. 

Asing mencetak beli bersih Rp 574,33 miliar di bursa saham. Sedang penawaran yang masuk pada lelang sukuk negara mencapai Rp 27,99 triliun. Pemerintah mengambil Rp 8,63 triliun dari lelang ini.

Deddy Yusuf Siregar, analis Asia Tradepoint Futures, menambahkan, rupiah juga terbantu penguatan harga minyak dunia ke US$ 63,90 per barel. Kenaikan harga minyak diikuti oleh harga komoditas lain. Ini menguntungkan Indonesia.

Tapi, laju rupiah mungkin tersendat. Pasalnya, government shutdown yang melanda AS tampaknya akan segera berakhir. Ini jadi sentimen positif bagi USD.

Hari ini, Josua melihat, rupiah berpotensi melemah ke Rp 13.300–Rp 13.380. Prediksi Deddy, rupiah menguat di Rp 13.300–Rp 13.370.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×