kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

Waspada, kekhawatiran gelombang kedua wabah corona membayangi IHSG


Rabu, 13 Mei 2020 / 00:38 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di depan papan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (6/4). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan yang terjadi sejak akhir pekan lalu. Senin (6/4), IHSG menguat lagi dan merupakan kenaikan dalam tiga h


Reporter: | Editor: Tendi Mahadi

Dari dalam negeri, sambung Hans, adanya peraturan mengenai bank jangkar seharusnya bisa jadi katalis positif untuk sektor keuangan. Bank jangkar dengan aset yang cukup besar nantinya akan menyangga likuiditas bank pelaksana yang membutuhkan dana guna restrukturisasi kredit.

Lebih lanjut, ia menilai apabila pasar saham masih minim sentimen positif. "Pelaku pasar masih menunggu realisasi pelonggaran lockdown," ungkap Hans.

Baca Juga: Terancamnya kesepakatan dagang AS-China jadi sentimen negatif IHSG pada Rabu (13/5)

Sembari menunggu kabar baik terkait perkembangan Covid-19, ia bilang ada beberapa strategi yang bisa dilakukan oleh industri keuangan untuk menahan penurunan kinerja, seperti lebih selektif dalam mengucurkan kredit dan meminimalisir kemungkinan terjadinya kredit macet.

Hans menyarankan pelaku pasar untuk mulai akumulasi beli saham-saham perbankan seperti BBRI, BMRI, dan BBNI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×