kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Waskita Karya (WSKT) Targetkan Divestasi Tol di Akhir 2025 untuk Perbaiki Arus Kas


Selasa, 04 November 2025 / 16:23 WIB
Waskita Karya (WSKT) Targetkan Divestasi Tol di Akhir 2025 untuk Perbaiki Arus Kas
ILUSTRASI. PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menargetkan akan menyelesaikan proses divestasi aset di akhir tahun 2025.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menargetkan akan menyelesaikan proses divestasi aset di akhir tahun 2025.

Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Hanugroho alias Oho mengatakan, perseroan berencana akan menyelesaikan divestasi dua aset tol pada Desember 2025. Salah satunya adalah Tol Cimanggis-Cibitung senilai Rp 3,3 triliun.

“Kami rencanakan di tahun ini ada dua rusa yang akan kami lepas. Harapannya, Desember ini bisa selesai,” ujarnya dalam Public Expose WSKT, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga: Tertekan Berbagai Sentimen, Rupiah Diramal Lanjut Melemah, Rabu (5/11)

Waskita juga menargetkan ada penjualan beberapa arus tol secara bertahap hingga tahun 2027 untuk memperbaiki arus kas dan menjaga nilai aset.

Beberapa aset yang ditargetkan untuk dilepas tahun depan ada ruas Tol Pemalang-Batang dan Tol Pasuruan-Probolinggo, serta empat ruas minoritas lain, seperti Tol Depok-Antasari.

Sejumlah ruas tol lain yang tengah dalam masa konstruksi dan tengah dikebut untuk meningkatkan konektivitas. Seperti, ruas Tol Bogor-Ciawi Sukabumi (Bocimi) dan Tol Kawiagung-Betung.

“Ada beberapa ruas yang sedang dalam proses untuk mencapai konektivitas dan secara valuasi asetnya bisa tercapai,” tuturnya.

Selain jalan tol, Waskita juga telah melakukan divestasi aset lain. Termasuk, Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) berkapasitas 10 megawatt dan aset properti di Bekasi. Namun, WSKT akan terus berfokus menjaga valuasi aset-aset tol sesuai dengan kewajiban restrukturisasi.

Baca Juga: ITMG Gelar Buyback Jumbo, Analis Phintraco: Sinyal Kuat Kepercayaan Diri Manajemen

Oho bilang, Waskita kini juga tak lagi punya fasilitas kredit perbankan. Alhasil, arus kas dan langkah perseroan dalam proses pemulihan keuangan menjadi terbatas.

Alhasil, WSKT pun akan terus fokus mendivestasikan aset jalan tol. Nantinya, perseroan tidak akan punya jalan tol lagi.

“Kami juga tidak melakukan investasi baru. Proyek jalan tol yang dikerjakan saat ini adalah proyek strategis nasional (PSN) yang tengah berjalan dan akan segera selesai,” paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×