kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Waskita Beton (WSBP) optimistis menghadapi tahun politik


Rabu, 21 November 2018 / 20:18 WIB
Waskita Beton (WSBP) optimistis menghadapi tahun politik
ILUSTRASI. Proyek pembangunan tol oleh WSKT


Reporter: Auriga Agustina | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun politik tak menjadi penghalang bagi emiten produsen beton membidik kontrak baru. Bahkan emiten sektor ini rata-rata menargetkan pertumbuhan kontrak baru di atas 10% pada tahun 2019.

Ambil contoh PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menargetkan bisa meraih kontrak baru sebesar 58% menjadi Rp 10,4 triliun dari target nilai kontrak baru tahun ini yang hanya sebesar Rp 6,6 triliun. Sekretaris Perusahaan Waskita Beton Ratna Ningrum mengatakan, sasaran kontrak baru WSBP pada tahun depan mayoritas berasal dari proyek BUMN. Kontrak baru tersebut antara lain pembangunan proyek jalan tol Padang - Pekan baru, jalan tol Banda Aceh - Medan, jalan tol Balik Papan - Panajam, jalan tol Semarang - Demak, tol Sukabumi - Ciranjang.

Strategi yang akan dilakukan oleh WSBP untuk menggenjot kinerja, dalam situasi politik di tahun depan adalah dengan dengan terus mengembangkan produk baru dan memperluas pasar eksternal. Adapun menurut Ratna beberapa produk baru tersebut misalnya rumah precast, tiang listrik beton, dan sleeper railway. "WSBP juga akan menjaga sinergi dengan grup Waskita untuk proyek-proyek pengembangan bisnis," katanya.

Sementara itu untuk tahun depan capex yang disiapkan oleh WSBP adalah sebesar Rp 900 milar. WSBP akan menggunakan capex untuk ekspansi dengan penambahan kapasitas produksi, akuisisi supply chain dan Infrastruktur IT. WSBP optimistis pendapatan tahun ini bisa mencapai Rp 7,5 triliun dengan laba bersih Rp 1,15 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×