kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.853   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Wall Street tergelincir di tengah ketidakpastian prospek perundingan dagang AS-China


Rabu, 28 Agustus 2019 / 05:45 WIB


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Wall Street ditutup koreksi pada akhir perdagangan Selasa (27/8) dipicu oleh turunnya saham-saham sektor keuangan sebagai akibat inversi yield US Treasury yang timbul dari meningkatnya ketidakpastian negosiasi perdagangan Amerika Serikat dengan China.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 120,93 poin atau 0,47% ke 25.777,90, S&P 500 terkoreksi 9,22 poin atau 0,32% ke 2.869,16 dan Nasdaq Composite turun 26,79 poin atau 0,34% ke level 7.826,95.

Koreksi Wall Street dipicu oleh pendalaman inversi kurva yield US Treasury bertenor 2 tahun-10 tahun yang menandakan kekhawatiran tentang pelemahan ekonomi global.

Baca Juga: Wall Street dibuka menghijau pada perdagangan hari Selasa (27/8)

Semula, pada awal pekan ini pasar saham AS menguat karena sentimen positif dari pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang putaran negosiasi perdagangan yang kemungkinan akan menemui kesepakatan. Namun, Kementerian Luar Negeri China pada Selasa (27/8) menegaskan bahwa mereka belum menerima panggilan telepon tentang perundingan dagang.

"Ini akan sangat membingungkan dan sayangnya, tanpa semacam kemunduran besar dalam perundingan dagang. Ekonomi akan menderita," kata Jack Ablin, Kepala investasi Cresset Capital Management Chicago seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Wall Street kembali bangkit seiring meredanya tensi perang dagang

S&P 500 telah kehilangan hampir 4% pada Agustus di tengah kekhawatiran atas dampak meningkatnya efek perang dagang AS-China yang akan memperlambat ekonomi global dan kinerja perusahaan, dan ketidakpastian pemangkasan suku bunga oleh The Fed.

Investor akan mengukur kekuatan ekonomi AS untuk mencari petunjuk arah tarif lewat pertemuan Federal Reserve berikutnya yang akan digelar pertengahan September. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×