kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Wall Street rebound setelah pemerintah AS perlonggar pembatasan produk Huawei


Selasa, 21 Mei 2019 / 22:31 WIB

Wall Street rebound setelah pemerintah AS perlonggar pembatasan produk Huawei


KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Indeks saham Amerika Serikat (AS) rebound pada perdagangan hari Selasa (21/5) setelah Pemerintahan Donald Trump memutuskan melonggarkan pembatasan penggunaan produk Huawei Technologies asal China untuk sementara waktu.

Keputusan ini untuk sementara menghilangkan kekhawatiran investor terkait eskalasi perang dagang lanjutan antara AS dan China.


Mengutip Reuters, pada pukul 9.49 waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average naik 137,73 poin, atau 0,54%, menjadi 25.817,63. Indeks S&P 500 naik 19,20 poin, atau 0,68% menjadi 2.859,43 dan indkes Nasdaq Composite naik 67,04 poin, atau menjadi pada 7.769,41.

Perusahaan produsen chip yang mengalami penurunan pada perdagangan Senin memimpin kenaikan indeks Wall Sreet setelah pemerintah AS memberikan lisensi kepada produsen pembuat peralatan telekomunikasi China untuk membeli produk-produk AS hingga 19 Agustus mendatang.

Saham Philadelphia Semiconductor naik 1,61%. Perusahaan tersebut yang telah memasok ke Huawei termasuk Intel Corp, Qualcomm Inc, Xilinx Inc dan Broadcom Inc juga naik antara 1% dan 2%.

Perusahaan sektor teknologi di Indeks S&P 500 juga membukukan kenaikan 1,08%, terbesar di antara 11 sektor S&P utama yang diperdagangkan lebih tinggi.

"Keputusan pemerintah AS memberikan kelonggaran kepada Huawei dipandang sebagai tanda bahwa untuk sementara Amerika Serikat dan China tidak menyukai kondisi sekarang ini dan tidak menutup pintu negosiasi," kata analis Connor Campbell dari Spreadex di London.

Meski demikian, investor juga kecewa terhadap sejumlah perusahaan yang mencatat kinerja yang menurun. Akibatnya Saham Home Depot Inc turun 0,5% dan menjadi penurunan terbesar di Indeks Dow Jones Industrial.

Saham Kohl's Corp juga anjlok 12,4% dan menjadi yang terbesar di antara perusahaan S&P 500 setelah operator departemen store tersebut memangkas perkiraan  laba setahun penuh dan melaporkan penjualan pada kuartal I 2019 lalu tidak sesuai ekspektasi.


Sumber : Reuters
Editor: Noverius Laoli

Video Pilihan


Close [X]
×