kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.854   32,00   0,18%
  • IDX 6.155   -22,30   -0,36%
  • KOMPAS100 802   -6,88   -0,85%
  • LQ45 604   -5,37   -0,88%
  • ISSI 214   1,34   0,63%
  • IDX30 341   -3,27   -0,95%
  • IDXHIDIV20 418   -3,54   -0,84%
  • IDX80 91   -0,81   -0,88%
  • IDXV30 113   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 109   -1,27   -1,16%

Wall Street: Nasdaq dan S&P 500 terseret saham produsen vaksin Covid-19


Kamis, 06 Mei 2021 / 21:41 WIB
ILUSTRASI. Wall Street


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks acuan Nasdaq dan S&P 500 tergelincir pada perdagangan Kamis (6/5), terseret penurunan saham produsen vaksin setelah Presiden Joe Biden mengumumkan rencana untuk mendukung keringanan kekayaan intelektual atas suntikan Covid-19.

Meski begitu, penurunan lebih dalam dibatasi oleh laporan klaim pengangguran yang optimistis. Melansir Reuters pukul 9:56 pagi waktu setempat, Dow Jones Industrial Average naik 63,84 poin, atau 0,19% menjadi 34.294,18.

Sementara, indeks S&P 500 turun 3,95 poin atau 0,09% menjadi 4.163,64 dan Nasdaq Composite turun 62,12 poin atau 0,46% , pada 13.520.30.

Saham Pfizer Inc, Moderna Inc, Johnson & Johnson dan Novavax Inc, semua yang terlibat dalam pembuatan vaksin Covid-19, turun antara 0,2% dan 9,3%.

Baca Juga: Dikelilingi sentimen eksternal, simak rekomendasi saham untuk Jumat (7/5)

Penurunan tersebut dipicu pernyataan Biden yang mendukung pengabaian Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk kekayaan intelektual vaksin untuk meningkatkan perang melawan pandemi.

Sektor perawatan kesehatan S&P 500 tergelincir 0,5%, sedangkan indeks Bioteknologi Nasdaq turun 1,3%.

Moderna juga menaikkan perkiraan penjualan tahun 2021 untuk vaksin Covid-19, mencerminkan permintaan dari negara-negara yang ingin kembali normal melalui inokulasi cepat.

"Ini jelas dapat mengurangi potensi pendapatan yang diharapkan beberapa dari perusahaan-perusahaan ini dari melisensikan paten mereka," kata Neil Wilson, kepala analis pasar di Markets.com.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×