kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Wall Street Menguat Tipis Setelah Rilis Angka Inflasi PCE AS


Jumat, 27 Januari 2023 / 21:50 WIB
Wall Street Menguat Tipis Setelah Rilis Angka Inflasi PCE AS
ILUSTRASI. Wall Street yang sempat melemah di awal perdagangan hari Jumat (27/1) berbalik arah.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street yang sempat melemah di awal perdagangan hari Jumat (27/1) berbalik arah. Pergerakan WAll Street terjadi setelah ukuran inflasi yang diamati Federal Reserve menunjukkan tanda-tanda pelonggaran tekanan harga.

Jumat (27/1) pukul 21.48 WIB, Dow Jones Industrial Average menguat 0,21% ke 34.012 setelah turun di awal perdagangan. Indeks S&P 500 naik 0,06% ke 4.063. Nasdaq Composite menguat 0,21% ke 11.536.

Indeks pengeluaran konsumsi pribadi atawa personal consumption expenditure (PCE) Departemen Perdagangan AS menunjukkan kenaikan 0,1% bulan lalu setelah kenaikan serupa di bulan November. Pengeluaran konsumen AS juga turun pada bulan Desember, menempatkan ekonomi pada jalur pertumbuhan yang lebih rendah menuju tahun 2023.

Baca Juga: IHSG Menguat ke 6.898,98 Jumat (27/1), BBCA, BBNI, TLKM Paling Banyak Net Buy Asing

Produk futures terkait suku bunga kebijakan Fed meramalkan bahwa bank sentral akan menaikkan suku bunga sekali lagi di luar kenaikan seperempat poin minggu depan. Setelah dua kali kenaikan, suku bunga akan mencapai puncak. 

Pasar mengharapkan tingkat suku bunga puncak berada di 4,9% pada bulan Juni. Angka prediksi ini masih di bawah ekspektasi banyak pejabat The Fed yang memperkirakan suku bunga puncak di atas 5%.

"Data yang sejalan prediksi akan cukup untuk menjadi alasan The Fed memperlambat kenaikan suku bunga 25 basis poin ketika mereka membuat keputusan pada 1 Februari," kata Art Hogan, kepala strategi pasar di B Riley Wealth kepada Reuters.

Baca Juga: Menguat 1,16% dalam Sepekan, IHSG Diselimuti Sejumlah Sentimen Positif

Harga saham Intel jatuh -9,5% dalam perdagangan premarket setelah perusahaan ini melaporkan penurunan pendapatan terburuk dalam setidaknya dua dekade. Intel memperingatkan kerugian tambahan di tengah lemahnya permintaan untuk komputer pribadi.

Perusahaan sejenis seperti Advanced Micro Devices Inc turun -2,6%. Sementara Nvidia Corp dan Applied Materials Inc masing-masing turun -1,5% dan -2,9%.

Harga saham Chevron Corp, turun -1,4% karena pendapatan kuartalannya jatuh dari perkiraan analis. Pendapatan produsen minyak AS terbesar kedua ini dilemahkan oleh penurunan nilai aset dan penurunan harga minyak dan gas.

Baca Juga: IHSG Naik 0,50% ke 6.898,98 di Akhir Perdagangan Jumat (27/1)

Sementara harga saham American Express Co melonjak 6,7% karena menaikkan perkiraan pendapatannya untuk 2023 di atas ekspektasi. Sementara harga saham Visa Inc naik 1,5% karena hasil kuartalan yang optimistis.

Wall Street masih bersiap menuju kenaikan mingguan, ditopang oleh minat baru untuk growth stocks di awal bulan. Hampir seperempat dari perusahaan S&P 500 telah melaporkan pendapatan sejauh ini. Sekitar 69% emiten yang telah merilis laporan keuangan telah mengalahkan perkiraan analis, menurut data Refinitiv pada hari Kamis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×