kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Wall Street Melejit, Nasdaq Terbang 2,91% Disokong Lonjakan Saham Induk Facebook


Jumat, 28 April 2023 / 05:02 WIB
Wall Street Melejit, Nasdaq Terbang 2,91% Disokong Lonjakan Saham Induk Facebook
ILUSTRASI. Nasdaq yang padat teknologi memimpin reli Wall Street pada hari Kamis (27/4).


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nasdaq yang padat teknologi memimpin reli Wall Street pada hari Kamis (27/4). Laporan kuartalan yang kuat dari induk Facebook Meta Platforms Inc mengimbangi kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan ekonomi AS.

Kamis (27/4), Dow Jones Industrial Average naik 524,29 poin atau 1,57% menjadi 33.826,16. Indeks S&P 500 naik 79,36 poin atau 1,96% menjadi 4.135,35. Nasdaq Composite bertambah 287,89 poin, atau 2,43%, menjadi 12.142,24.

Harga saham Meta ditutup naik 13,9% setelah menyentuh level tertinggi mereka dalam lebih dari setahun. Induk usaha Facebook dan Instagram ini memperkirakan pendapatan triwulanan di atas perkiraan. CEO Meta Mark Zuckerberg mengatakan, AI meningkatkan lalu lintas ke layanannya dan meningkatkan penjualan iklan.

Akibatnya, indeks layanan komunikasi S&P 500 berakhir naik 5,5% yang merupakan kenaikan persentase satu hari terbesar sejak Februari 2022. Bersama dengan Meta, indeks ini mendapat dorongan dari Alphabet Inc, yang melaporkan hasil optimistis di awal pekan. Sementara harga saham Comcast naik 10,3% setelah merilis hasil keuangan yang mengesankan pada hari Kamis.

"Penghasilan Facebook dan pendapatan emiten kapitalisasi besar yang lebih luas terus mengejutkan dan mengangkat pasar," kata Mona Mahajan, ahli strategi investasi senior di Edward Jones yang berbasis di St. Louis kepada Reuters.

Baca Juga: Wall Street Dibuka Naik Terkerek Sentimen Meta pada Kamis (27/4)

"Ada harapan besar untuk menghasilkan pendapatan dengan sektor-sektor ini yang sudah unggul sehingga ada sedikit keraguan tentang apakah mereka akan mengecewakan. Faktanya, banyak dari model bisnis ini terbukti cukup tangguh," kata Mahajan. 

Dia menambahkan bahwa Wall Street juga ditopang oleh banyaknya perusahaan yang kaya uang yang mengumumkan program pembelian kembali saham.

Setelah mengakhiri sesi reguler naik 4,6%, harga saham Amazon.com Inc naik 7,6% lagi dalam perdagangan setelah jam kerja. Kenaikan dipicu laporan pendapatan kuartalan lebih cepat dari perkiraan setelah penutupan.

Indeks S&P dan Dow mencatat kenaikan persentase harian terbesar mereka sejak 6 Januari. Nasdaq mencatat kenaikan harian terbesar sejak 16 Maret.

Dari 11 sektor utama S&P 500, pemenang terbesar adalah layanan komunikasi diikuti oleh konsumen diskresioner yang naik 2,8%. Sementara sektor energi mencatat kenaikan terkecil, hanya 0,5%.

Baca Juga: Wall Street Menunggu Data Inflasi AS, Nasdaq Ditopang Kenaikan Saham Microsoft

Chris Zaccarelli, kepala investasi di Independent Advisor Alliance di Charlotte, North Carolina mencatat bahwa data ekonomi yang dirilis pada hari Kamis menceritakan kisah yang kurang positif dibandingkan laporan pendapatan.

Data yang dirilis kemarin menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS melambat lebih dari yang diharapkan pada kuartal pertama. Percepatan belanja konsumen diimbangi oleh bisnis yang mengurangi investasi inventaris.

"Data makro pagi ini sangat negatif. Dengan pasar naik sebanyak ini setelah rilis data, menunjukkan bahwa investor melihat di luar makro. Laporan pendapatan sangat bagus. Jelas bukan kegembiraan yang tidak rasional," kata Zaccarelli.

Ekspektasi untuk pendapatan kuartal pertama telah meningkat secara drastis. Menurut perkiraan analis yang dikumpulkan oleh Refinitiv, analis memproyeksikan penurunan keuntungan 2,4% dari tahun ke tahun di perusahaan S&P 500, lebih kecil ketimbang perkiraan penurunan 5,1% pada awal musim pendapatan.

Bahkan ketika pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang lebih lambat mencerminkan hambatan dari investasi inventaris yang lemah, Federal Reserve masih diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin lagi minggu depan.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Melemah Pada Jumat (28/4), Cermati Saham Rekomendasi Analis Berikut

Mahajan mengatakan bahwa perekonomian terlihat melambat. Dia memperkirakan The Fed akan melanjutkan satu lagi kenaikan suku bunga acuan di pekan depan sehingga akan ada perlambatan lagi.

"Prediksi dasar kami adalah penurunan ekonomi ringan di semester kedua, ”kata Mahajan.

Harga saham Eli Lilly and Co naik 3,7% setelah menaikkan perkiraan laba setahun penuh. Harga saham Comcast naik melonjak karena mengalahkan perkiraan laba kuartalan, berkat permintaan layanan broadband dan kehadiran taman hiburan yang lebih tinggi.

Harga saham EBay Inc naik 5,1% setelah perusahaan e-commerce memperkirakan pendapatan kuartal saat ini di atas proyeksi.

Harga saham AbbVie Inc turun sekitar 8% setelah produsen obat tersebut melewatkan estimasi pendapatan kuartalan untuk perawatan barunya. Harga saham produsen mesin berat Caterpillar Inc turun karena tumpukan pesanan yang mendatar mengisyaratkan permintaan mungkin telah memuncak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×