kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.885   -103,00   -0,57%
  • IDX 6.111   -11,13   -0,18%
  • KOMPAS100 791   -1,98   -0,25%
  • LQ45 606   -2,01   -0,33%
  • ISSI 212   0,17   0,08%
  • IDX30 336   -1,42   -0,42%
  • IDXHIDIV20 427   0,66   0,15%
  • IDX80 90   -0,22   -0,24%
  • IDXV30 116   0,47   0,41%
  • IDXQ30 110   -0,07   -0,06%

Wall Street ditutup turun di tengah data ekonomi


Rabu, 31 Mei 2017 / 05:56 WIB


Sumber: Antara,Xinhua | Editor: Yudho Winarto

NEW YORK. Wall Street berakhir terkoreksi pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena para investor mencerna sejumlah data ekonomi terakhir dari negara tersebut.

Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 50,8 poin atau 0,24 % menjadi ditutup pada 21.029,47 poin.

Indeks S&P 500 merosot 2,91 poin atau 0,12 % menjadi berakhir di 2.412,91 poin, dan indeks komposit Nasdaq ditutup turun 7,00 poin atau 0,11 % menjadi 6.203,19 poin.

Pendapatan pribadi AS meningkat sebesar 0,4 % pada April, menurut perkiraan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS pada Selasa (30/5), sesuai dengan ekspektasi pasar.

Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi, ukuran inflasi yang disukai Federal Reserve, naik 0,2 %, lebih tinggi dari konsensus pasar untuk kenaikan 0,1 %.

Harga rumah AS sedikit meningkat di bawah ekspektasi untuk Maret, menurut data terbaru dari Indeks Harga Rumah Nasional AS S&P/Case-Shiller. Tapi keuntungannya cukup untuk mencapai level tertinggi dalam 33-bulan.

Indeks Kepercayaan Konsumen dari The Conference Board, sebuah lembaga riset swasta terkemuka, berada di 117,9 pada Mei, turun dari 119,4 pada April dan tidak mencapai konsensus pasar 119,0.

Selain itu, Gubernur Fed Dallas Robert Kaplan, mengatakan pada Selasa (30/5) bahwa dia melihat pertumbuhan ekonomi AS tetap mendekati 2 % dan bukan 3 % atau lebih seperti perkiraan pemerintahan Trump.

"Masalahnya adalah pertumbuhan angkatan kerja sangat lamban ... akan terus lamban dalam 10 tahun ke depan, karena populasinya menua dan pertumbuhan tenaga kerja sedang melambat," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×