kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Wall Street Dibuka Menguat Pada Senin (6/11), Ditopang Harapan Turunnya Bunga The Fed


Senin, 06 November 2023 / 21:49 WIB
Wall Street Dibuka Menguat Pada Senin (6/11), Ditopang Harapan Turunnya Bunga The Fed
ILUSTRASI. Indeks utama Wall Street dibuka menguat tipis pada awal perdagangan pekan ini, Senin (6/11) REUTERS/Brendan McDermid


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Indeks utama Wall Street dibuka menguat tipis pada awal perdagangan pekan ini, Senin (6/11), di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve telah selesai melakukan pengetatan moneter. 

Mengutip Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 31,29 poin, atau 0,09%, pada bel pembukaan perdagangan ke level 34.092,61. S&P 500 naik 5,93 poin, atau 0,14% ke level 4.364,27, sedangkan Nasdaq Composite naik 35,80 poin, atau 0,27% ke level 13.514,08.

Indeks-indeks utama Wall Street membukukan kinerja mingguan terbaiknya dalam satu tahun pada hari Jumat, didorong oleh jatuhnya imbal hasil Treasury AS karena laporan gaji bulanan yang lebih lemah dari perkiraan memicu harapan bahwa The Fed dapat mulai menurunkan suku bunganya pada tahun depan.

Alat FedWatch CME Group menunjukkan, taruhan para pedagang bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada bulan Desember sebesar 90%, sementara memperkirakan peluang sekitar 80% bahwa pelonggaran kebijakan pertama akan dilakukan segera pada bulan Juni.

Baca Juga: Pertumbuhan Lapangan Kerja AS Melambat pada Oktober 2023

Ekspektasi tersebut akan diuji minggu ini karena pelaku pasar menimbang pandangan sejumlah pengambil kebijakan The Fed, termasuk Gubernur The Fed Jerome Powell, yang akan menyampaikan pidatonya dalam beberapa hari mendatang.

Pembicara lainnya termasuk anggota pemungutan suara seperti Gubernur Dewan Federal Reserve Lisa Cook, Presiden Fed New York John Williams dan Presiden Fed Dallas Lorie Logan.

Imbal hasil obligasi Treasury sepuluh tahun yang menjadi acuan, yang turun ke posisi terendah lima minggu pada hari Jumat, naik tipis menjadi 4,616% pada hari Senin.

“Satu hal yang perlu terjadi agar reli terus mendapatkan momentum adalah stabilisasi (imbal hasil) 10 tahun,” kata Jamie Cox, Managing Partner di Harris Financial Group.

Baca Juga: Wall St Week Ahead-Stock Investors See Green Light in Falling Treasury Yields

“Suku bunga akan stabil lebih rendah karena cukup jelas bahwa The Fed tidak berniat menaikkan suku bunga pada bulan Desember dan kemudian kita semakin dekat dengan titik penurunan suku bunga (pada) tahun 2024.”

Saham megacap naik dalam perdagangan premarket, dengan saham Tesla naik 1,6% setelah sebuah sumber mengatakan kepada Reuters bahwa pembuat mobil listrik berencana untuk membangun mobil seharga 25.000 euro ($26.838) di pabriknya di dekat Berlin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×