kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Wall Street Dibuka Hijau di Tengah Ketegangan Timur Tengah


Senin, 15 April 2024 / 21:33 WIB
Wall Street Dibuka Hijau di Tengah Ketegangan Timur Tengah
ILUSTRASI. Indeks saham utama Wall Street naik pada hari Senin setelah aksi jual besar-besaran di sesi sebelumnya. REUTERS/Brendan McDermid


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks saham utama Wall Street naik pada hari Senin setelah aksi jual besar-besaran di sesi sebelumnya akibat pendapatan mengecewakan dari beberapa bank besar AS, sementara meningkatnya ketegangan di Timur Tengah membuat investor waspada.

Ketiga indeks utama turun lebih dari 1% pada hari Jumat, mencatat kerugian mingguan.

Presiden Joe Biden memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa Amerika Serikat tidak akan berpartisipasi dalam serangan balasan terhadap Iran sebuah opsi yang disukai kabinet perang Netanyahu setelah serangan drone dan rudal massal di wilayah Israel.

Iran melancarkan serangan tersebut setelah dugaan serangan Israel terhadap kompleks kedutaan besarnya di Suriah pada tanggal 1 April yang menewaskan komandan utama Garda Revolusi. Namun, serangan Iran yang diluncurkan menggunakan lebih dari 300 rudal dan drone hanya menyebabkan kerusakan kecil di Israel.

Sementara itu, penjualan ritel AS naik 0,7% di bulan Maret, dibandingkan kenaikan 0,3% yang diperkirakan oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters.

Baca Juga: Wall Street Anjlok, Imbas Rilis Kinerja Emiten yang Beragam dan Ketegangan Geopolitik

"Tentu saja kita berada pada titik waktu minggu ini di mana sebagian besar data ekonomi akan mengambil posisi belakang dibandingkan laporan pendapatan," kata Art Hogan, kepala strategi pasar di B Riley Wealth.

"Tetapi jika berkaitan dengan penjualan ritel, kabar baik tetaplah kabar baik. Kami yakin bahwa berita yang lebih baik dalam hal pertumbuhan ekonomi tentu akan berdampak positif bagi pasar saat ini," tambahnya. 

Ekuitas AS telah mengalami aksi jual baru-baru ini karena para investor secara tajam menyesuaikan kembali ekspektasi mereka mengenai seberapa besar The Fed akan menurunkan suku bunganya tahun ini. Menurut data LSEG, para pedagang hanya memperkirakan pemotongan sebesar 39 basis poin tahun ini, turun dari sekitar 150 bps pada awal tahun.

Pada pembukaan bursa, Dow Jones Industrial Average naik 342,51 poin, atau 0,90%, pada 38.325,75. Sementara, S&P 500 naik 36,24 poin, atau 0,71 %, pada 5.159,65. Sedangkan Nasdaq Composite, naik 69,03 poin, atau 0,43%, pada 16.244,12.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×