Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
TOKYO. Reli di pasar global ikut menjalar ke pasar saham Jepang pagi ini (11/8). Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.01 waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,5% menjadi 20.912,43, mendekati level penutupan tertinggi sejak Desember 1996.
Sedangkan indeks Topix naik 0,6% menjadi 1.700,66, menuju level tertinggi sejak Juli 2007. Sementara itu, dari 33 grup industri yang ada, hanya empat industri yang memerah.
"Pasar saham Jepang bereaksi atas penguatan di bursa AS dan Eropa, penurunan harga obligasi, dan reli harga minyak dunia," jelas Toshihiko Matsuno, chief strategist SMBC Friend Securities Co di Tokyo.
Dia menambahkan, harga minyak sangat mungkin mengalami rebound setelah data perdagangan China membuat pelaku pasar berasumsi yang terburuk sudah berlalu. "Sektor energi sepertinya akan rebound pada hari ini akibat kenaikan harga minyak," imbuhnya.
Sekadar informasi, harga minyak dunia pada Senin kemarin mendaki dari level terendahnya dalam lima bulan terakhir. Penyebabnya, impor minyak China pada Juli lalu menembus rekor tertinggi. Sementara, pembelian luar negeri oleh China naik menjadi 30,71 metrik ton pada Juli. Posisi ini lebih tinggi dari level Desember yang berada di level 30,4 juta ton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)