kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Wah, IHSG melompat 1% di akhir sesi I


Selasa, 08 November 2016 / 12:22 WIB
Wah, IHSG melompat 1% di akhir sesi I


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian mempertahankan posisinya di akhir sesi I, hari ini (8/11). Mengutip data RTI, pada pukul 12.00 WIB, indeks mencatatkan kenaikan 1% menjadi 5.440,155.

Kenaikan 177 saham menopang kinerja indeks. Sementara, ada 101 saham yang turun dan 98 saham lainnya tak berubah posisi.

Sementara itu, hanya ada satu sektor yang tertekan yakni pertambangan. Selebihnya menghijau. Tiga sektor dengan kenaikan terbesar antara lain: sektor barang konsumen naik 1,46%, sektor industri dasar naik 1,33%, dan sektor manufaktur naik 1,28%.

Di posisi top gainers indeks LQ 45 terdapat saham-saham: PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 5,26% menjadi Rp 3.000, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik 4,18% menjadi Rp 1.745, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 4,09% menjadi Rp 7.000.

Sedangkan di posisi top losers indeks LQ 45, terdapat saham-saham: PT Adaro Energy Tbk (ADRO) turun 3,26% menjadi Rp 1.630, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) turun 0,81% menjadi Rp 2.450, dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 0,81% menjadi Rp 2.450.

Investor asing masih membukukan penjualan bersih (net sell) dengan nilai Rp 27,7 miliar di seluruh market dan Rp 29 miliar di pasar reguler.

Menurut analis NH Korindo Muhammad Ikhsan, pelaku pasar merespons positif pertumbuhan ekonomi Indonesia. "Meski menurun dari kuartal dua, pelemahan masih inline dengan ekspektasi konsensus, yakni 5,04%. Pelemahan GDP ini terbilang wajar selama masih bertahan di area 5%," ujarnya.

Ikhsan menganalisa IHSG akan menguat dengan support 5.381 dan resistance 5.430. Penguatan ini ditopang cadangan devisa yang stagnan dan pilpres AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×