kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Wah, harga emas sudah anjlok 18,7% dari rekor


Kamis, 04 April 2013 / 11:00 WIB
ILUSTRASI. Kontan - KOMINFO Kilas Kementerian Online


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga emas sudah mencatatkan penurunan selama tiga hari berturut-turut. Penurunan yang terjadi hari ini semakin mendekatkan pasar emas ke fase bearish.

Kapan emas terjatuh ke fase beasrish? Begini penjelasannya.

Harga emas dikatakan masuk fase bearish jika penurunannya sudah mencapai 20% dari harga rekornya. Nah, saat ini, harga emas sudah merosot 18,7% dari posisi rekor di level US$ 1.900,23 per troy ounce yang tercipta pada September 2011 lalu.  

Penurunan harga emas dipicu oleh langkah investor yang melepas emas dan beralih ke investasi lain seperti pasar saham.

"Kami melihat banyak sekali investor emas yang mengalihkan investasinya ke produk investasi lain. Mereka banyak yang memilih pasar saham. Pelaku pasar tidak lagi mencemaskan mengenai inflasi seiring posisi dollar yang menguat. Ini merupakan sinyal bahwa emas masih akan terus melemah," jelas Jonathan Barratt, chief executive officer Barratt's Bulletin.

Sekadar informasi, kemarin, kepemilikan emas dalam exchange traded products  berada di posisi 2.437,38 per metrik ton. Ini merupakan level terendah sejak Agustus lalu.

Catatan saja, harga emas di pasar Asia juga semakin murah saja. Data Bloomberg menunjukkan, pagi tadi, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat turun sebesar 1% menjadi US$ 1.541,82 per troy ounce. Ini merupakan level terendah sejak 30 Mei lalu. Pada pukul 10.58, harga si kuning mentereng ini diperdagangkan di level US$ 1.544,58 per troy ounce.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×