kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Waduh, harga minyak WTI anjlok ke US$ 28,12 dan Brent jatuh ke US$ 32,12 per barel


Senin, 09 Maret 2020 / 12:11 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak terus merosot


Sumber: Bloomberg | Editor: Anna Suci Perwitasari

Harga minyak telah mengalami penurunan terbesar setiap Arab Saudi meluncurkan perang harga untuk mengusir pasar pesaingnya keluar dari pasar minyak global.

Analis pun memperkirakan, harga minyak akan terus turun karena dampak ekonomi dari virus corona dan juga perang harga ini.
Prospek perang harga pada kehancuran minyak bertambah jika AS terus menggenjot produksi minyaknya. 

Baca Juga: Sempat tembus US$ 1.700 per ons troi, harga emas mulai tertahan perang harga minyak

Kini Arab Saudi dan Rusia sama-sama bersaing menggelontorkan minyaknya. Saudi Aramco, produsen minyak Arab Saudi mengatakan kepada beberapa pelaku pasar bahwa mereka berencana meningkatkan produksi di atas 10 juta per barel pada bulan depan. Bahkan tak menutup kemungkinan produksi minyak Aramco dapat tembus ke 12 juta barel per hari. 

Rusia pun membalas, dengan mengatakan bahwa perusahaan minyak di Rusia bebas memompa minyak sebanyak yang mereka bisa. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×