kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.072   -5,00   -0,03%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Wabah corona masih ada, analis kompak rekomendasikan beli saham MIKA


Kamis, 10 Juni 2021 / 07:40 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Tendi Mahadi

Rendy memandang ekspansi MIKA tersebut tentunya akan menjadi pendorong kinerja MIKA ke depan. Joshua juga menilai aksi MIKA menambah rumahsakit di tengah kondisi saat ini tepat dilakukan.

Ekspansi tersebut nantinya dapat meningkatkan kapasitas layanan MIKA dalam memenuhi kebutuhan akan pelayanan medis yang terus secara berkelanjutan. 

Sejauh ini, Rendy mengamati ekspansi tersebut tidak akan membebani kondisi keuangan MIKA. Joshua juga menilai ekspansi penambahan rumahsakit yang dananya berasal dari internal kas perusahaan, tidak mengganggu keuangan MIKA yang masih sangat kuat. 

Baca Juga: Kapuas Prima Coal (ZINC) bidik penjualan Rp 1,25 triliun tahun ini

Tercatat posisi net cash dan kas internal ada di angka Rp 1,1 triliun. "Posisi net cash MIKA memungkinkan untuk memiliki fleksibilitas lebih dalam melakukan ekspansi," kata Joshua. 

Sejauh ini Joshua memandang kendala yang perlu investor perhatikan terkait emiten rumahsakit adalah menanti kejelasan mengenai implementasi kelas standar BPJS kesehatan. Namun, di satu sisi Joshua mengatakan kelebihan MIKA adalah termasuk rumahsakit spesialisasi pasien non-BPJS. Alhasil, EBITDA margin MIKA akan lebih tinggi dibanding kompetitor. 

Joshua merekomendasikan beli MIKA dengan target harga Rp 3.450. Kompak, Rendy merekomendasikan beli dan memasang target harga Rp 3.700. 

Selanjutnya: Keyakinan konsumen meningkat, simak rekomendasi untuk saham-saham berikut ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×