kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Volume penjualan Semen Indonesia 26,43 juta ton


Kamis, 28 Desember 2017 / 15:38 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen semen pelat merah, PT Semen Indonesia Tbk masih membukukan pertumbuhan yang positif dari volume penjualan semennya sampai November 2017 ini. Hal ini digenjot oleh proyek-proyek infrastruktur pemerintah yang mengebut pengerjaannya.

Agung Wiharto, Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia mengatakan, sampai akhir tahun, pihaknya masih optimistis volume penjualan di pasar domestik sesuai target. "Kami prediksi sekitar 5%-6% tahun ini," kata Agung kepada Kontan.co.id Kamis (28/12).

Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), di Januari-November 2017 ini total penjualan emiten berkode SMGR ini adalah 26,43 juta ton, alias tumbuh 9,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 24,05 juta ton. Sedangkan penjualan domestiknya tumbuh 5,2% menjadi 24,73 juta ton dari Januari-November tahun lalu, 23,49 juta ton.

Kenaikan paling tajam berasal dari pasar ekspor yang meningkat hingga tiga kali lipat sampai November 2017 ini. Sampai November 2016, ekspor SMGR hanya 550.000 ton, sedangkan periode yang sama tahun ini sudah mencapai 1,7 juta ton.

Agung mengatakan, saat Oktober dan November memang terjadi lonjakan permintaan yang cukup tinggi. Tapi, kenaikan ini kemungkinan terhenti. "Bulan ini kemungkinan tidak sebesar bulan yang lalu, dimana sekarang musim hujan dan biasanya ada penundaan proyek pembangunan," urainya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×