kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.567   37,00   0,21%
  • IDX 6.745   -114,37   -1,67%
  • KOMPAS100 897   -18,92   -2,07%
  • LQ45 660   -9,54   -1,42%
  • ISSI 244   -4,06   -1,64%
  • IDX30 373   -4,01   -1,06%
  • IDXHIDIV20 456   -5,71   -1,24%
  • IDX80 102   -1,70   -1,63%
  • IDXV30 130   -1,57   -1,20%
  • IDXQ30 119   -1,36   -1,13%

Valuasi Saham LQ45 Melonjak Meski Laba Tertekan, Investor Perlu Waspada


Senin, 03 November 2025 / 07:36 WIB
Valuasi Saham LQ45 Melonjak Meski Laba Tertekan, Investor Perlu Waspada
ILUSTRASI. IHSG Masih Melemah-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/10/2025). Mayoritas emiten yang tergabung dalam indeks LQ45 hasil rebalancing terbaru telah merilis laporan keuangan hingga kuartal III-2025.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

Co-Founder Pasardana, Hans Kwee, menambahkan bahwa dinamika pasar saham Indonesia pada 2025 mengalami perubahan signifikan. Saham-saham berkapitalisasi besar dengan fundamental kuat justru tertekan akibat keluarnya dana asing (outflow). 

Sebaliknya, saham milik konglomerasi cenderung naik karena banyaknya aktivitas bisnis.

“Penurunan peringkat saham Indonesia oleh beberapa perusahaan investasi global membuat investor asing melakukan aksi jual pada saham-saham berkapitalisasi besar,” jelas Hans.

Baca Juga: Valuasi Saham Bank Ada di Titik Nadir, Ini Rekomendasi Indo Premier Sekuritas

Sementara itu, Investment Analyst Edvisor Provina Visindo, Indy Naila, menekankan bahwa kinerja saham LQ45 tak hanya ditentukan oleh performa keuangan perusahaan. 

“Faktor makroekonomi, kondisi sektor industri, serta arus dana asing juga sangat memengaruhi pergerakan harga saham,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, para analis menilai investor perlu lebih selektif menilai valuasi saham unggulan agar tak terjebak dalam euforia harga yang tak sejalan dengan kinerja sebenarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×