kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Utang EXCL kian membengkak di 2012


Jumat, 01 Februari 2013 / 14:43 WIB
ILUSTRASI. Kurs Jual Beli Rupiah-Dolar AS Di BRI Melemah. KONTAN/Fransiskus Simbolon/05/09/2018


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT XL Axiata Tbk (EXCL) mencatat peningkatan utang menjadi Rp 13,5 triliun di sepanjang 2012 lalu. Pada tahun 2011, posisi utang EXCL hanya sebesar Rp 10,7 triliun.

Presiden Direktur EXCL, Hasnul Suhaimi dalam siaran persnya pada Jumat (1/2) mengatakan, peningkatan utang dikarenakan adanya pinjaman baru yang didapatkan pada tahun lalu untuk kebutuhan investasi. "Tahun lalu, kami belanja Rp 10,2 triliun untuk investasi dengan mayoritas menggunakan dana internal. Kami juga ada pinjaman dari beberapa bank," tutur Hasnul.

Hasnul menjelaskan, jumlah pinjaman di tahun lalu mencapai Rp 6,5 triliun. Pinjaman itu berasal dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Bank of Tokyo Mitsubishi (BTMU), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Walaupun terjadi peningkatan jumlah utang, Hasnul mengungkapkan, tahun lalu EXCL juga telah melunasi pembayaran utang senilai Rp 3,9 triliun.

Adapun ratio utang bersih terhadap EBITDA ikut meningkat dari 1 kali menjadi 1,3 kali di tahun lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, EXCL kembali mencatatkan penurunan laba. Laba EXCL pada 2012 turun 4,49% menjadi Rp 2,76 triliun dibandingkan dengan laba di 2010 yang mencapai Rp 2,89 triilun.

Sementara jika dibandingkan dengan 2011 yang mencapai Rp 2,83 triliun, laba EXCL 2,47%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU

[X]
×