kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Usai IPO, Trimegah Bangun Persada (NCKL) Targetkan Pendapatan Naik 2 Kali Lipat


Minggu, 19 Maret 2023 / 10:51 WIB
Usai IPO, Trimegah Bangun Persada (NCKL) Targetkan Pendapatan Naik 2 Kali Lipat
ILUSTRASI. Direksi?PT Trimegah Bangun Persada Tbk?saat paparan publik rencana IPO NCKL di Jakarta (17/3/2023).


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Usai melakukan initial public offering (IPO), PT Trimegah Bangun Persada Tbk  (NCKL) memasang target optimistis. 

Direktur NCKL Suparsin Darmo Liwan menargetkan, pendapatan tahun ini minimal ada peningkatan dua kali lipat dari tahun 2022. “Namun, kembali lagi proyeksi tergantung dari harga nikel di market, karena harga sangat volatile,” kata Suparsin dalam paparan publik yang dilakukan Jumat (17/3).

Mengintip kinerja keuangan, pendapatan NCKL dari kontrak dengan pelanggan mencapai Rp 9,04 triliun selama periode Januari hingga November 2022. Jumlah ini naik 17,32% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. NCKL juga mencatat pendapatan lain sebesar Rp 231,30 miliar, meningkat 255,82% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 65 miliar.

Baca Juga: Siap IPO, Trimegah Bangun Persada (NCKL) Bakal Gandakan Produksi dan Penjualan

NCKL juga mampu menekan beban penjualan, umum dan administrasi sebesar 9,05% dari Rp 873,45 miliar menjadi Rp 794,43 miliar.

Sehingga, laba periode berjalan NCKL melesat 207,95% dari Rp 1,39 triliun per November 2021 menjadi Rp 4,30 triliun per 30 November 2022. Laba per saham ikut naik dari Rp 23,16 per lembar saham menjadi Rp 78,63.

Kata Suparsin, kenaikan pendapatan tersebut sejalan dengan jumlah produksi nikel NCKL akan naik tahun ini, seiring bertambahnya kapasitas produksi. Pada 2022, kapasitas output dari pengolahan dengan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) sebanyak 25.000 metrik ton nikel. Tahun ini, NCKL menargetkan  produksi dari RKEF naik empat kali lipat menjadi 100.000 metrik ton

Sementara untuk produksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) tahun lalu  berada di angka 40.000 metrik ton. Produksi MHP diproyeksi naik menjadi 60.000 metrik ton mulai April 2023, dan diperkirakan akan naik 60.000 ton lagi di tahun depan.

Asal tahu, NCKL adalah perusahaan nikel murni dengan kemampuan hulu dan hilir dengan pengalaman operasional lebih dari 10 tahun di Pulau Obi. NCKL diekspektasikan menjadi emiten produsen nikel murni terbesar di Indonesia dibandingkan perusahaan tambang nikel tercatat lainnya di Indonesia yang merupakan perusahaan tambang terdiversifikasi yang memproduksi komoditas lainnya.

Fokus  utama NCKL adalah menjadi perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel yang terintegrasi.

Baca Juga: Trimegah Bangun (NCKL) Bidik Dana IPO Lebih Rendah dari Target Awal, Ini Penyebabnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×