kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

United Tractors (UNTR) Cetak Pendapatan Bersih Rp 131,3 Triliun pada 2025


Jumat, 27 Februari 2026 / 08:57 WIB
United Tractors (UNTR) Cetak Pendapatan Bersih Rp 131,3 Triliun pada 2025
ILUSTRASI. United Tractors Membukukan Laba Bersih Sebesar Rp9,5 Triliun di Semester Pertama 2024 (Dok/PT United Tractors Tbk)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

Dengan demikian, pendapatan bersih dari segmen kontraktor penambangan terkoreksi 7% yoy menjadi Rp 54,1 triliun. 

Di segmen pertambangan batubara termal dan metalurgi, UNTR melalui PT Tuah Turangga Agung membukukan volume penjualan batubara sebesar 11,6 juta ton (termasuk 3,7 juta ton batubara metalurgi) pada 2025 atau naik 14% yoy dari tahun sebelumnya.

Total volume penjualan batubara ini termasuk untuk batubara pihak ketiga yang mencapai 14,3 juta ton atau 9% yoy lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. 

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham United Tractors (UNTR) Saat Diterpa Turunnya Harga Komoditas

Namun, karena harga jual rata-rata batubara mengalami penurunan, pendapatan dari segmen usaha ini turun 7% yoy menjadi Rp 24,2 triliun. 

Di sisi lain, pendapatan bersih UNTR dari segmen bisnis emas dan mineral lainnya naik 41% yoy menjadi Rp 14 triliun pada 2025, terutama disebabkan oleh penguatan harga jual emas. 

Anak usaha UNTR di bidang pertambangan emas, PT Agincourt Resources (PTAR) dan PT Sumbawa Jutaraya (SJR) mencatatkan volume penjualan setara emas sebesar 227.000 ons troi atau 2% yoy lebih rendah dibandingkan 2024.

PTAR mencetak penjualan setara emas sebanyak 213.000 ons troi atau turun 7% yoy dari tahun sebelumnya, sedangkan SJR menjual 14.000 ons troi setara emas. 

Baca Juga: Tambang Kerja Sama IATA dan United Tractors (UNTR) Masuk Fase Produksi

Beralih ke bisnis nikel, PT Stargate Pasific Resources (SPR) membukukan penjualan bijih nikel sebesar 2,1 juta wet metric ton (wmt) sampai akhir 2025 yang terdiri dari 0,7 juta wmt saprolit dan 1,4 juta wmt limonit. 

Sementara itu, Nickel Industries Limited (NIC) dengan kepemilikan UNTR sebesar 20,14% merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi dengan aset utama yang berlokasi di Indonesia.

Kinerja bisnis ini terdampak oleh penurunan nilai terkait dua proyek RKEF lama milik NIC pada kuartal IV-2024 yang mempengaruhi kinerja perusahaan pada kuartal I-2025. 

Operasional RKEF NIC melaporkan adanya penjualan nikel metal sebesar 93.264 ton sampai kuartal III-2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×