kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

United Bike (UNTD) Menargetkan Produksi 60 Ribu Motor Listrik pada Tahun Ini


Kamis, 11 Januari 2024 / 16:01 WIB
United Bike (UNTD) Menargetkan Produksi 60 Ribu Motor Listrik pada Tahun Ini
ILUSTRASI. Penjualan sepeda dan motor listrik United produksi PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) pada pusat perbelanjaan di Jakarta, Senin (14/11/2022). (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen sepeda merek United Bike, PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) akan terus meningkatkan penjualan motor listrik. UNTD menargetkan produksi motor listrik sebanyak 60 ribu unit pada 2024.

Direktur UNTD Andrew Mulyadi mengatakan UNTD terus berupaya untuk meningkatkan penjualan motor listrik di tahun ini. Hal ini didasari oleh penjualan motor listrik yang masih minim karena permintaan yang masih rendah.

"Target tahun ini 60 ribu karena di tahun lalu baru kami baru memproduksi beberapa ribu,” kata Andrew kepada wartawan saat ditemui usai paparan publik, Kamis (11/1).

Adapun pabrik produksi motor listrik tersebut berlokasi di Curug, Jawab Barat. Pabrik produksi tersebut memiliki kapasitas produksi sebanyak 150 ribu unit motor listrik per tahun. Ke depannya, perseroan berencana membangun pabrik baru yang berlokasi di Curug untuk memproduksi motor listrik.

Baca Juga: Mau IPO, Produsen Sepeda United Bike (UNTD) Optimistis Penjualan Akan Meningkat

“Memang akan ada penambahan ya, karena kebutuhan motor listrik ini semakin lama semakin besar, apalagi ada insentif dari pemerintah," tuturnya.

Adapun, Terang Dunia Internusa akan segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Februari 2024 nanti. Calon emiten yang akan menggunakan kode saham UNTD ini berencana melepas sebanyak-banyaknya 1,66 miliar saham dengan nilai nominal Rp 25 per saham.

Ini setara 25% dari modal disetor dan ditempatkan penuh setelah IPO.

UNTD menyodorkan harga penawaran awal di Rp 170 hingga Rp 240 per saham. Dengan begitu, UNTD berpotensi mengantongi dana segar sebesar Rp 282,2 miliar hingga Rp 398,4 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×