kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Unicharm Indonesia akan segera catatkan diri di BEI


Selasa, 06 November 2018 / 21:24 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi IPO atau Go Public


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan asal Jepang yakni Unicharm Corporation mengumumkan rencananya untuk melepas anak usahanya yang ada di Indonesia yakni Unicharm Indonesia ke publik. Perusahaan ini mengatakan bahwa rencana tersbut merupakan strategi perseroan untuk melebarkan sayap ke asia.

"Unicharm mempertimbangkan Indonesia sebagai salah satu negara strategis bagi grup kami dan menjadi penting bagi kami untuk memperkuat basis bisnis kami disana demi pertumbuhan ke depan," kata manajemen Unicharm dalam siaran persnya, Senin (5/11).

Dalam siaran media tersebut juga dikatakan bahwa perusahaan yang memproduksi pembalut bermerek dagang Charm tersebut tengah mempersiapkan rencana go public. Unicharm juga memastikan pasca IPO nanti, kinerja dari Unicharm Indonesia tetap akan terkonsolidasi dengan Unicharm.

Meski begitu, belum ada rincian detail terkait dengan kapan diselenggarakannya aksi korporasi tersebut maupun berapa saham yang akan dilepaskan oleh anak usaha unicharm itu.

Ditemui Kontan.co.id, Direktur Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Yetna mengatakan bahwa perusahaan asal Jepang tersebut belum menyerahkan berkas ke BEI ihwal rencana IPO yang telah diumumkan tersebut. "Belum ada pembicaraan dengan BEI terkait dengan listing yang akan dilakukan" kata Nyoman, Selasa (6/11).

Sementara itu, Nyoman bilang bahwa saat ini sudah ada beberapa perusahaan baru yang juga mengantre untuk mencatatkan diri di BEI hingga akhir tahun 2018 yang akan datang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×