kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.944.000   28.000   0,96%
  • USD/IDR 16.900   -18,00   -0,11%
  • IDX 8.261   -12,93   -0,16%
  • KOMPAS100 1.163   -0,84   -0,07%
  • LQ45 834   -0,01   0,00%
  • ISSI 295   -1,22   -0,41%
  • IDX30 437   0,25   0,06%
  • IDXHIDIV20 521   1,58   0,30%
  • IDX80 130   -0,13   -0,10%
  • IDXV30 144   -0,11   -0,08%
  • IDXQ30 140   0,32   0,23%

Ultrajaya (ULTJ) Bidik Kenaikan Penjualan Selama Momentum Ramadan-Lebaran 2026


Jumat, 20 Februari 2026 / 11:49 WIB
Ultrajaya (ULTJ) Bidik Kenaikan Penjualan Selama Momentum Ramadan-Lebaran 2026
ILUSTRASI. Susu PT Ultrajaya Milk Industries Tbk (ULTJ) (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Musim Ramadan dan Lebaran menjadi salah satu katalis positif bagi emiten di sektor konsumer termasuk bagi PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ).

Perusahaan yang bergerak di industri makanan dan minuman ini menilai prospek permintaan produknya selama periode Ramadan hingga Idulfitri cukup menjanjikan, seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat pada musim tersebut.

Corporate Secretary ULTJ, Helina Widayani, menyampaikan bahwa perusahaan menargetkan adanya kenaikan penjualan yang signifikan pada momentum Ramadan dan Lebaran tahun 2026.

Baca Juga: IHSG Terkoreksi 0,16% ke 8.261,15 Sesi I Jumat (20/2), Top Losers: JPFA, MBMA, INKP

"Kami memandang positif prospek permintaan dan penjualan produk selama Ramadan-Idulfitri. Ini sejalan dengan peningkatan konsumsi masyarakat," kata Helina kepada Kontan, Rabu (18/2/2026).

Helina menambahkan, produk dairy Ultra Heat Treatment (UHT) masih menjadi andalan selama periode tersebut. Perusahaan juga berharap lini non dairy seperti Teh Kotak dan Sari Kacang Ijo dapat mencatatkan peningkatan penjualan.

Untuk mengoptimalkan momentum, ULTJ akan memperkuat jaringan distribusi dan memastikan kesiapan logistik guna mengantisipasi potensi lonjakan permintaan. 

Meski begitu, dalam dua hingga tiga tahun terakhir, Helina mengungkapkan kontribusi Ramadan-Lebaran terhadap pertumbuhan penjualan dinilai belum memberikan lonjakan yang signifikan.

Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo menyampaikan  momentum Ramadan umumnya berdampak positif terhadap ULTJ. Ini didorong oleh peningkatan konsumsi minuman selama puasa dan Lebaran, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun perjalanan mudik. 

"Dampak dari momentum ini biasanya terlihat pada kenaikan volume penjualan secara kuartalan, meskipun bersifat musiman dan tidak mengubah tren tahunan secara signifikan," ucap Azis kepada Kontan, Kamis (19/2/2026).

Dalam jangka panjang, Azis berpendapat ULTJ tetap prospektif, didukung konsumsi domestik yang relatif stabil dan ekspansi distribusi. 

Namun, perusahaan yang terkenal dengan merek Ultra Milk ini memiliki sejumlah tantangan bisnis, meliputi volatilitas harga bahan baku, tekanan margin, serta persaingan ketat di industri minuman. 

Baca Juga: Penjualan Segmen Home & Personal Care Naik 20%, Begini Rekomendasi Unilever (UNVR)

"Kunci keberlanjutan kinerja ada pada efisiensi biaya dan inovasi produk," tambah Azis. Dia merekomendasikan trading buy saham ULTJ dengan target harga di posisi Rp 1.750.

Hingga akhir perdagangan sesi I Jumat (20/2/2026), pergerakan harga saham ULTJ berada di posisi Rp 1.655 per saham atau menguat 3,12% dibandingkan perdagangan hari sebelumnya. Secara tahun berjalan, pergerakan harga saham ini  telah menguat 14,93%.

Selanjutnya: IHSG Terkoreksi 0,16% ke 8.261,15 Sesi I Jumat (20/2), Top Losers: JPFA, MBMA, INKP

Menarik Dibaca: Promo JSM Superindo 20-22 Februari 2026, Nata De Coco-Ikan Shisamo Beli 1 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×