kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.973   -40,00   -0,22%
  • IDX 5.886   141,46   2,46%
  • KOMPAS100 767   22,82   3,07%
  • LQ45 582   16,21   2,87%
  • ISSI 204   4,66   2,34%
  • IDX30 329   8,57   2,67%
  • IDXHIDIV20 405   10,19   2,58%
  • IDX80 87   2,36   2,78%
  • IDXV30 110   2,44   2,28%
  • IDXQ30 106   2,85   2,77%

Turun tipis hari ini, harga saham Kimia Farma (KAEF) melesat 108,33% dalam sepekan


Jumat, 27 Maret 2020 / 21:37 WIB
ILUSTRASI. Petugas apotek melayani konsumen di apotek Kimia Farma Padang, Sumatera Barat, Senin (16/3/2020).


Reporter: Kenia Intan | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) moncer selama sepekan terakhir. Harga saham KAEF menguat hingga 108,33%. Akan tetapi, pada penutupan perdagangan Jumat (27/3) saham KAEF terkoreksi 3,85% ke level Rp 1.250 per saham.  

Analis Panin Sekuritas William Hartanto melihat, koreksi yang terjadi hari ini merupakan hal yang wajar. Sebab sudah lima hari saham emiten farmasi pelat merah ini berada di zona hijau, sehingga mulia terjadi profit taking.

"Hari ini pun sudah mulai menurun, terbentuk pola shooting star yang mengindikasikan pelemahan," jelas William kepada Kontan.co.id, Jumat (27/3). Oleh karenanya, saat ini William merekomendasikan jual atau sell saham KAEF.

Baca Juga: Sepanjang tahun 2019, penjualan Kimia Farma (KAEF) naik 11,1%

Target KAEF pada level Rp 1.085 per saham. Setelah rebound dari support tersebut, maka ada potensi penguatan menuju harga Rp 1.500 per saham.

Sekadar informasi, pada perdagangan hari ini saham KAEF dibuka menguat hingga 25% menyentuh level Rp 1.625 hingga akhirnya ditutup ke level Rp 1.250. Adapun pada hari ini KAEF mencatatkan volume perdagangan hingga 91,74 juta saham dengan frekuensi 19.340 kali. Jumlah ini menjadikan KAEF sebagai salah satu saham yag paling banyak diperdagangkan di bursa hari ini.

Sebelumnya, William mengingatkan bahwa kenaikan harga saham-saham emiten farmasi, termasuk KAEF hanya sementara. Untuk jangka panjang, sektor farmasi akan menarik, sebab penyebaran virus Covid-19 membuat lebih banyak orang mementingkan kesehatan.

Baca Juga: Mantap, Harga Saham Tiga Emiten Farmasi Mentok Auto Reject Atas (ARA)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×