kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.869   44,00   0,25%
  • IDX 6.483   80,68   1,26%
  • KOMPAS100 837   7,57   0,91%
  • LQ45 637   4,58   0,72%
  • ISSI 228   5,22   2,34%
  • IDX30 356   2,33   0,66%
  • IDXHIDIV20 433   2,50   0,58%
  • IDX80 96   0,77   0,82%
  • IDXV30 120   1,00   0,84%
  • IDXQ30 113   0,83   0,74%

Trisula Textile Industries bukukan kenaikan laba bersih 94,6% tahun 2017


Jumat, 30 Maret 2018 / 09:00 WIB


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Trisula Textile Industries Tbk, perusahaan garmen yang baru saja melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) Oktober 2017 lalu merilis laporan hasil kinerja perusahaan tahun 2017.

Dalam laporan kinerja tahunan, BELL mencatatkan kenaikan penjualan 7,2% menjadi Rp 446,12 miliar dari sebelumnya Rp 416,16 miliar di tahun 2016. Total penjualan ini didominasi oleh total penjualan domestik yaitu sebesar 94,70%. Sementara, total penjualan ekspor berkontribusi sebesar 5,30%.

Meski meningkat signifikan, pencapaian penjualan BELL sebenarnya melenceng dari target. BELL sebelumnya menargetkan penjualan tahun 2017 mampu mencapai Rp 481 milliar.

Dari tiga produk yang dihasilkan, produk seragam berkontribusi cukup signifikan dengan menyumbang penjualan sebesar Rp212,07 miliar atau 47,53% dari total penjualan perusahaan.

Dalam laporan tahunan perusahaan, Direktur Utama BELL, Karsongno Wongso Djaja menyatakan, perusahaan membukukan kenaikan laba bersih yang signifikan, meski kondisi bisnis cukup berat. Sepanjang 2017, emiten tekstil ini mampu memperoleh laba bersih setelah pajak sebesar Rp 14,95 miliar atau meningkat 94,60% dibanding 2016.

Tahun 2018 BELL menargetkan penjualan bersih meningkat 8% dan laba setelah pajak meningkat 10% dibandingkan tahun 2017. Untuk mencapai target ini manajemen BELL akan berupaya mengembangkan pasar seragam baik di lokal maupun ekspor.

Dana hasil penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) 5 Oktober 2017 lalu yang mencapai Rp 45 miliar telah digunakan perusahaan sebesar Rp 3,08 miliar untuk biaya IPO dan Rp 12,15 miliar digunakan untuk modal kerja perusahaan hingga Desember 2017. Sisa dana IPO Rp 29,76 miliar akan digunakan untuk investasi mesin tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×