kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.774   78,50   1,38%
  • KOMPAS100 749   13,86   1,89%
  • LQ45 569   11,92   2,14%
  • ISSI 200   1,33   0,67%
  • IDX30 322   6,75   2,14%
  • IDXHIDIV20 397   7,89   2,03%
  • IDX80 85   1,63   1,95%
  • IDXV30 108   1,54   1,45%
  • IDXQ30 104   1,82   1,78%

Tren penguatan rupiah diramal berlanjut


Minggu, 21 Januari 2018 / 20:06 WIB
ILUSTRASI. Uang rupiah


Reporter: Dimas Andi | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah berpeluang melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Senin (22/1). Hal ini seiring dengan masih berlangsungnya penutupan atau shutdown pemerintah Amerika Serikat yang berdampak negatif terhadap dollar AS.

Analis PT Asia Tradepoint Futures, Andri Hardianto mengatakan, dollar AS semakin tertekan setelah pemerintah negeri Paman Sam ditutup sejak akhir pekan. Sebab, rencana anggaran pengganti yang mengatur dana tambahan agar pemerintah AS dapat terus berjalan hingga 16 Februari tidak disetujui Senat.

Hingga Jum’at malam waktu setempat, voting yang digelar di Senat gagal meloloskan rencana anggaran tersebut.

Peluang penguatan rupiah semakin besar lantaran potensi pelemahan dollar AS dapat mendorong kenaikan harga komoditas. “Jika harga komoditas naik, itu akan menjadi katalis positif untuk rupiah,” kata Andri.

Dari dalam negeri, sepanjang pekan depan tidak ada sentimen yang mampu mempengaruhi pergerakan rupiah. Andri memprediksi, Senin (22/1), nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp 13.270-Rp 13.300 per dollar AS.

Mengutip Bloomberg, Jumat (19/1), kurs rupiah di pasar spot menguat 0,23% ke level Rp 13.316 per dollar AS. Kurs tengah Bank Indonesia juga ikut menguat 0,25% ke level Rp 13.331 per dollar AS.

Sementara selama sepekan terakhir, kurs spot rupiah menguat 0,27%, sedangkan kurs tengah rupiah BI terapresiasi 0,23%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×