kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Tren konsolidasi rebound, harga minyak sulit tembus US$ 70 per barel di 2019


Jumat, 02 Agustus 2019 / 20:29 WIB


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Yudho Winarto

Baca Juga: Harga minyak melorot dipicu pernyataan The Fed tentang penurunan suku bunga

Di sisi lain, pasokan minyak dinilai lebih tinggi ketimbang permintaan di 2020 mendatang, sementara Arab Saudi dan Kuwait masih menegosiasikan kelanjutan produksi di ladang minyak Khafji dan Wafra.

Secara teknikal, harga minyak jangka panjang berada dalam tren konsolidasi rebound dari area bawah. Untuk jangka menengah hingga akhir tahun ini, harga masih mampu bertahan dan berpeluang rebound, meskipun sulit tembus level US$ 70 per barel.

Untuk pergerakan harga harian, Wahyu mengungkapkan pergerakannya masih di area konsodilasi dari area koreksi akibat sentimen perang dagang dan isu lainnya, termasuk The Fed. Sehingga, pergerakan harga minya diperkirakan berada di area US$ 50 per barel hingga US$ 60 per barel.

Sehingga, Wahyu merekomendasikan investor untuk buy on weakness untuk komoditas minyak, dengan level support berada di kisaran US$ 53,70 per barel, US$ 52,60 per barel, dan US$ 51,50 per barel.

Adapun untuk level resistance berada di level US$ 56 per barel, US$ 56,80 per barel, dan US$ 57,60 per barel. Sedangkan untuk pergerakan sepekan depan berada di kisaran US$ 50 per barel hingga US$ 58 per barel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×