kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Transparansi Bursa Meningkat: Data Pemegang Saham di Atas 1% Akan Dibuka


Minggu, 01 Februari 2026 / 13:23 WIB
Transparansi Bursa Meningkat: Data Pemegang Saham di Atas 1% Akan Dibuka
ILUSTRASI. Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menegaskan bahwa data pemegang saham di bawah 5% akan segera dibuka.

Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat menyampaikan, saat ini data pemegang saham di bawah  5% tidak bisa diakses oleh publik.

“Data sekarang di atas 5% saja (yang bisa diakses). Sekarang peraturannya tidak boleh membuka angka pemilik saham di bawah 5%,” ujarnya saat ditemui di Wisma Danantara, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga: Rupiah Masih Rawan Tertekan, Dibayangi Penguatan Dolar AS

Nantinya, akan ada perubahan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bisa membuka data pemilik saham sampai 1%.

“Nanti peraturannya OJK diubah menjadi diperbolehkan dibuka untuk yang 1% ke atas. Secepatnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Samsul bilang kalau KSEI juga akan menemani Bursa Efek Indonesia (BEI) dan OJK untuk bertemu dengan MSCI pada Senin (2/2) esok. KSEI menegaskan pihaknya siap memenuhi permintaan dari provider indeks global.

“Dari kemarin sudah disiapkan kira-kira apa yang mereka inginkan dan minta,” tuturnya.

Baca Juga: Outflow Asing Jadi Pemberat, Rupiah Masih Berisiko Tertekan di Awal Pekan

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik mengaku akan mewakili Bursa untuk bertemu dengan MSCI pada Senin (2/2/2026) besok.

“Pertemuan secara online. Saya akan mewakili Bursa Efek Indonesia untuk ketemu dengan petinggi MSCI. Dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga akan ikut,” katanya saat ditemui di Wisma Danantara, Sabtu (31/1/2026).

Bursa menegaskan akan meyakinkan indeks provider global bahwa Indonesia  punya komitmen untuk meningkatkan transparansi dan tata kelola. 

Friderica Widyasari Dewi selaku Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK mengatakan, OJK masih akan berkantor di bursa.

“Pertemuan secara daring (dengan MSCI),” katanya saat ditemui dalam kesempatan yang sama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×