kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Total obligasi TBIG Rp 4 triliun untuk refinancing


Rabu, 30 Oktober 2013 / 19:03 WIB
Total obligasi TBIG Rp 4 triliun untuk refinancing
ILUSTRASI. Cara Ampuh Mengobati Cantengan


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SURABAYA. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) bakal melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) untuk obligasi rupiah dengan total nilai Rp 4 triliun. Obligasi itu diterbitkan bertahap dalam jangka waktu dua tahun. Pada PUB tahap I, TBIG akan menerbitkan surat utang Rp 1 triliun.

Helmy Yusman Santoso, Direktur Keuangan TBIG mengungkapkan, perseroan menunjuk empat penjamin emisi untuk obligasi itu. Dua diantaranya adalah PT HSBC Securites dan PT Indo Premier Securities. Rencananya, obligasi PUB tahap I itu akan diterbitkan sekitar bulan November atau awal Desember.

TBIG bakal menggelar paparan publik untuk obligasi itu dalam waktu dekat. Helmy bilang, dana obligasi tersebut akan digunakan untuk membiayai kembali (refinancing) utang perseroan.

Utang yang dimaksud adalah fasilitas pinjaman revolving yang bisa dibayar kapan saja. Sayangnya, Helmy belum mau bilang secara detail mengenai porsi pinjaman yang akan direfinancing ini. "Sebagian dana obligasi untuk pinjaman dan ada juga untuk tambahan belanja modal," kata dia di Surabaya, Rabu (30/10).

Selain untuk refinancing, obligasi ini juga akan dialokasikan untuk ekspansi organik, seperti pembangunan menara baru. Menurut Helmy, permintaan tower untuk industri ini masih terus bertumbuh, sejalan dengan naiknya penyebaran Base Transceiver Stations (BTS) milik operator telekomunikasi.

Di kuartal IV ini, TBIG masih akan menggenjot pembangunan tower sehingga perseroan butuh dana tambahan dari obligasi. Sayangnya Helmy masih belum bisa membocorkan kinerja Kuartal III 2013 lantaran masih ditelaah secara terbatas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×