kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

TLKM refinancing utang senilai Rp 3 triliun


Rabu, 07 Desember 2011 / 14:55 WIB
TLKM refinancing utang senilai Rp 3 triliun
ILUSTRASI. Karyawan berjalan di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/12/2020). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.


Reporter: Anna Suci Perwitasari |

JAKARTA.PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) berencana melakukan pembiayaan kembali (refinancing) atas utang sebesar Rp 3 triliun.

"Tahun depan rencana ini akan dilaksanakan," ungkap Direktur Utama TLKM Rinaldi Firmansyah Rabu (7/12). Utang yang akan di-refinancing tersebut berasal dari tiga bank yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank BNI Tbk (BBNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Sayang, Rinaldi tidak merinci berapa utang pada masing-masing bank tersebut. “Ada beberapa bank yang menjadi mitra kami. Selain tiga bank tersebut ada juga BCA,” terang Rinaldi.

Refinancing dilakukan untuk menambah dana belanja modal (capital expenditure/capex) Telkom yang mencapai Rp 15triliun-Rp16 triliun tahun depan. Selain dari perpanjangan utang, sumber capex akan diambil dari kas internal.

Belanja modal akan digunakan untuk pengembangan jaringan infrastruktur broadband Telkom, yang ditargetkan rampung di 2015. "Yang seluler hampir setengahnya untuk broadband. Untuk yang fixed, 70% pengembangan broadband," tuturnya.

Rinaldi, memperkirakan pendapatan perusahaan halo-halo berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini hanya akan tumbuh 5%-6% di tahun depan, atau sejalan dengan pertumbuhan industri pada level yang sama. Kontribusi pendapatan akan layanan suara akan terus menurun dan secara jangka panjang akan disumbang lebih banyak pada layanan data.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×