kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

TLKM bangun jaringan kabel bawah laut hingga Eropa


Rabu, 12 Maret 2014 / 14:47 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas di salah satu lobby hotel dengan penerapan protokol kesehatan di Jakarta, Kamis (3/6). KONTAN/Carolus Agus Waluyo/03/06/2021.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) melalui anak usahanya yakni PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) membangun mega proyek jaringan kabel bawah laut yang menghubungkan Asia Tenggara dengan kawasan Eropa.

Berdasarkan rilis resmi perusahaan, (12/3), pembangunan proyek ditandatangani akhir pekan lalu dan akan dibangun dengan menggandeng dua belas perusahaan telekomunikasi asal Asia dan dua perusahaan Eropa.

Semua perusahaan tersebut tergabung dalam sebuah konsorsium bernama South East Asia - Middle East -Western Europe 5 (SEA-ME-WE 5). Informasi saja, jaringan SEA-ME-WE 5 merupakan sistem kabel bawah laut yang mempunyai panjang sekitar 20.000 kilometer yang terbentang dari Asia Tenggara ke Eropa, Prancis dan Italia.

Jika proyek ini tuntas, maka layanan data yang menghubungkan 17 negara yang dilaluinya akan semakin terintegrasi. Kabel Laut SEA-ME-WE 5 ini memiliki percabangan ke Indonesia dengan titik pendaratan (landing station) ) di Dumai dan Medan.

Adapun kapasitas data atas kabel tersebut sebesar 24 terrabit per detik. Angka ini setara dengan transmisi transmisi sebesar 30 juta HD video per detik. Dengan kapasitas sebesar itu diharapkan kualitas kecepatan layanan data dan internet dari Indonesia ke Eropa akan semakin meningkat dan menjadi yang terbaik dari yang pernah ada.

Sayang, hingga berita ini diturunkan, manajemen TLKM belum bersedia mengungkapkan nilai investasi yang dibutuhkan untuk membangun mega proyek tersebut.

Kabel Laut SEA-ME-WE 5 akan memiliki percabangan ke Indonesia dengan titik pendaratan(landing station) di Dumai dan Medan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×