kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Timah (TINS) dapat Rekomendasi Saham Beli, Ini Alasannya


Rabu, 21 Oktober 2026 / 06:30 WIB
Timah (TINS) dapat Rekomendasi Saham Beli, Ini Alasannya
ILUSTRASI. Para analis memberikan rekomendasi saham dan prospek kinerja Timah (TINS) setelah laba bersih melesat tajam (KONTAN/Sabrina Rhamadanty)


Reporter: Muhammad Fatih | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja keuangan PT Timah Tbk (TINS) yang mentereng sejalan dengan fundamental perusahaan, berkat momentum ketatnya pasokan timah di pasar global.

Managing Director PT Samuel Sekuritas Indonesia Harry Su mengatakan, prospek positif dan ekspansi perusahaan ditopang oleh kuatnya harga jual rata-rata komoditas di bursa internasional. Penguatan harga jual tersebut merupakan respons pasar atas keterbatasan tingkat ketersediaan pasokan.

Dari sisi domestik, lonjakan volume penjualan perusahaan juga didorong oleh optimalisasi operasional di lapangan serta agresivitas langkah pemerintah dalam melakukan penertiban terhadap praktik tambang ilegal.

Pemberantasan aktivitas penambangan liar terbukti menjadi faktor penting dalam menjaga pasokan bijih timah serta menjamin kelancaran operasional pabrik peleburan TINS.

Baca Juga: Mayapada Hospital (SRAJ) Bidik Pendapatan Tumbuh 15%, Analis Soroti Laba Pulih 2027

"Defisit pasar timah global sekitar 5.720 ton pada 1H26 berpotensi menopang harga hingga akhir tahun," jelas Harry kepada Kontan, Selasa (20/10/2026).

Terlambatnya aliran rantai pasokan dunia tersebut sontak memberikan durian runtuh bagi kinerja keuangan perseroan pada semester pertama tahun ini.

Sekedar mengingatkan, laba bersih TINS tercatat meroket mencapai Rp 2,71 triliun di semester I-2026.

Angka perolehan ini melampaui target awal laba bersih setahun penuh yang sebelumnya hanya dipatok sebesar Rp 1,61 triliun oleh pelaku pasar.

Walaupun telah mengamankan rapor keuangan yang gemilang, laju pergerakan saham perusahaan ke depannya masih akan sangat bergantung pada seberapa jauh manajemen mampu mempertahankan margin dan merealisasikan penjualannya.

Pelaku pasar tetap perlu mewaspadai sejumlah risiko bisnis makroekonomi yang berpeluang menekan performa perseroan pada sisa tahun berjalan.

 

"Tantangan utama adalah potensi koreksi harga timah apabila pasokan global pulih atau permintaan elektronik melemah, serta konsistensi peningkatan produksi dan pengendalian biaya," ungkap Harry.

Mempertimbangkan katalis yang ada, Harry merekomendasikan buy untuk saham TINS dengan target harga Rp 5.000 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×