kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Tiga saham telekomunikasi ini direkomendasikan beli


Kamis, 05 November 2020 / 20:22 WIB
Tiga saham telekomunikasi ini direkomendasikan beli
ILUSTRASI. Emiten telekomunikasi telah merilis kinerjanya sejak Januari hingga September 2020.


Reporter: Kenia Intan | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten telekomunikasi telah merilis kinerjanya sejak Januari hingga September 2020. Ketiga emiten itu adalah PT Indosat Tbk (ISAT), PT XL Axiata Tbk  (EXCL), dan  PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

Mengutip catatan Kontan.co.id, penguatan pendapatan paling tinggi dicatatkan oleh ISAT sebesar 9,2% dibanding tahun sebelumnya, menjadi Rp 20,6 triliun. Setelahnya disusul oleh EXCL hingga 5% yoy menjadi Rp 19,66 triliun. 

Adapun TLKM  membukukan koreksi pendapatan 2,62% yoy hingga kuartal III 2020. Realisasinya menjadi Rp 99,94 triliun, turun dari sebelumnya Rp 102,63 triliun. 

Walau mencatatkan koreksi, laba bersih TLKM masih mampu bertumbuh 1,34% yoy menjadi Rp 16,68 triliun. Justru bottom line ISAT yang tertekan dalam. Tercatat, ISAT menanggung rugi bersih hingga Rp 457,5 miliar hingga kuartal III 2020. Jumlah ini membengkak 60,75% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 284,6 miliar. 

Sementara itu, pertumbuhan laba yang signifikan dicatatkan oleh EXCL hingga 316,33% yoy menjadi Rp 2,08 triliun.

Baca Juga: Kinerja positif, Mirae Asset tinjau ulang rekomendasi Telekomunikasi Indonesia (TLKM)

Melihat kinerja hingga kuartal III 2020, Analis Samuel Sekuritas Indonesia Selvi Octaviani menilai kinerja TLKM dan EXCL masih menarik. Selama sembilan bulan pertama 2020 TLKM memang mencatatkan koreksi pendapatan. Menurut Selvi, penurunan pendapatan ini disebabkan tekanan yang terjadi di kuartal II 2020.

Asal tahu saja di kuartal II 2020 TLKM membukukan pendapatan Rp 32,66 triliun. Jumlah ini menurun 5,3% secara yoy dan 4,5% secara kuartalan. 

"Jumlah pelanggan Telkomsel juga sempat turun menjadi 160 juta dan pendapatan segmen enterprise turun terdampak kebijakan PSBB," kata Selvi, Kamis (5/11). Sementara di kuartal III 2020, kondisi ini mulai membaik, jumlah pelanggannya  kembali naik menjadi 170 juta pelanggan. 

Baca Juga: Begini kontribusi pendapatan Telkom Indonesia (TLKM) hingga kuartal III-2020

Di sisi lain, pendapatan TLKM tercatat bertumbuh di kuartal ketiga 2020. Realisasinya menjadi Rp 33,8 triliun atau naik 1,3% secara quarter on quarter (qoq). "Ditopang oleh pertumbuhan pendapatan Indihome Rp 5,74 triliun," imbuh Selvi. Angka itu naik 17,2% secara yoy dan 8,5% qoq. 

Pendapatan yang terkerek turut mengangkat laba bersihnya menjadi Rp 5,69 triliun atau terkerek 5,7% yoy dan 11% qoq. Margin laba bersih TLKM mencapai 17,2%, bertumbuh dari posisi kuartal II 2020 yang sebesar 15,7%.  

Sementara untuk EXCL, kinerjanya hingga kuartal III 2020 memang bertumbuh baik dari sisi top line maupun bottom line. Akan tetapi, pendapatannya di kuartal III 2020 sesungguhnya turun tipis 0,2% qoq, dari sebelumnya Rp 6,58 trilun di kuartal II 2020 menjadi Rp 6,57 triliun di kuartal III 2020 ini. 

Walau begitu, laba bersihnya masih mampu meningkat signifikan 48,1% qoq. Kenaikan ini menurut Selvi tertopang suksesnya efisiensi biaya, sehingga margin laba operasionalnya terkerek menjadi 16,2% dari sebelumnya 12,3% di kuartal II 2020. Adapun margin laba bersihnya naik menjadi 5% dari 3,4% di kuartal II 2020. 

Baca Juga: Jual menara, laba bersih XL Axiata (EXCL) capai Rp 2,07 triliun hingga kuartal III

Ke depannya, kinerja emiten-emiten telekomunikasi masih akan bertahan hingga akhir tahun 2020 dan tumbuh positif di tahun 2021. Selvi memperkirakan perbaikan kinerja terdorong data trafik yang bertumbuh seiring dengan kebiasaan masyarakat beralih ke digital.

Menurut dia, kebiasaan masyarakat dalam berbelanja online, menikmati hiburan, bekerja diproyeksi tetap akan berlanjut sekalipun tidak lagi dalam kondisi pandemi atau menjadi kebiasaan baru yang permanen. "Kebutuhan akan data akan semakin meningkat," kata dia. 

Melihat prospek yang masih menarik, Selvi menyarankan buy ketiga emiten itu. TLKM direkomendasikan dengan target harga Rp 4.300, EXCL dengan target harga Rp 3.500 dan ISAT dengan target harga Rp 2.800. 

Tidak jauh berbeda, Analis RHB Sekuritas Michael W Setjoadi merekomendasikan buy ketiga saham, EXCL dengan target harga Rp 3.850, TLKM dan ISAT dengan target harga yang sama, Rp 4.000. 

Baca Juga: Indosat Ooredoo (ISAT) punya 60,4 juta pelanggan seluler hingga akhir September 2020

Ke depannya dia melihat, kinerja emiten-emiten itu masih bergantung pada kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat. Jika masyarakat memiliki pendapatan yang rendah maka konsumsi data maupun pulsa akan ikut tertekan. 

Kondisi inilah yang akan mempengaruhi persaingan atau kompetisi harga antarperusahaan. Jika perusahaan masih bersaing menawarkan produk dengan harga murah, hal ini akan menekan pendapatan bulanan per pelanggan atau average revenue per user (ARPU). Padahal ARPU ini penting bagi margin EBITDA maupun laba. 

Head of Research Panin Sekuritas Nico Laurens menambahkan, tingkat kompetisi antar perusahaan masih akan berat hingga akhir tahun 2020. Menurut Nico, tarif masih dalam kecenderungan flat ke turun karena beberapa operator menerapkan unlimited package yang murah. 

Akan tetapi, hal itu tidak akan mempengaruhi kinerja secara signifikan ke depannya. Sebab, sektor telekomunikasi dinilai masih defensif. Nico merekomendasikan buy EXCL dan ISAT dengan target harga Rp 3.000. Sementara untuk TLKM masih under review

Baca Juga: Kenaikan jumlah pelanggan mengerek pendapatan Indosat (ISAT)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×