kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tiga saham besar ini mendongkrak IHSG


Rabu, 07 November 2012 / 12:26 WIB
ILUSTRASI. Spanduk bertuliskan harga tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR) terpasang di sebuah lokasi penyedia layanan tes COVID-19 di Jakarta,


Reporter: Rika Theo |

JAKARTA. Bursa saham Indonesia sampai siang hari ini bergerak di area positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan di sesi satu melesat 0,5% ke level 4.335,85.

Tiga saham blue chip yang mendorong kinerja IHSG hari ini adalah:

- PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP)

Saham INTP menjadi top gainers untuk hari kedua. Setelah kemarin naik 2,99%, pada paruh hari ini INTP menanjak 3,13% menjadi Rp 23.100. Sekuritas yang mengakumulasi saham ini adalah Credit Suisse Securities senilai Rp 9,15 miliar, JP Morgan Securities senilai Rp 5,66 miliar, dan Kim Eng Securities Rp 3,29 miliar.

- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

BBRI menanjak 1,42% menjadi Rp 7.150 setelah melemah selama lima hari penuh. Tiga sekuritas yang aktif membeli saham bank ini adalah Kim Eng Securities yang memborong Rp 47,41 miliar, lalu ETrading Securities senilai Rp 12,43 miliar, dan Bahana Securities senilai Rp 11,73 miliar.

- PT Astra International Tbk (ASII)

ASII mengakhiri pelemahannya selama tiga hari penuh. Hari ini ASII akhirnya terangkat 0,65% ke Rp 7.700. Sekuritas pemborong terbanyak saham ini adalah Macquarie Capital senilai Rp 12,47 miliar. Setelahnya ada Bahana Securities yang membeli Rp 11,31 miliar dan Kim Eng Securities Rp 7,99 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×