kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Tiga hari, porsi bank di SBN turun Rp 22,09 T


Selasa, 22 Desember 2015 / 17:59 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Adanya aktivitas repurchase agreement (repo) oleh perbankan dalam negeri kepada Bank Indonesia (BI) menekan porsi bank di Surat Berharga Negara (SBN).

Mengacu situs Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan per 18 Desember 2015, kepemilikan bank pada SBN domestik yang dapat diperdagangkan mencapai Rp 419,43 triliun.

Angka tersebut menyusut Rp 22,09 triliun dari posisi 16 Desember 2015 yang tercatat Rp 441,52 triliun.

Analis Sucorinvest Central Gani Ariawan berpendapat, penurunan tersebut disebabkan oleh transaksi gadai efek alias repo oleh perbankan dalam negeri kepada BI. Sebab, porsi SBN oleh BI meningkat sebanyak Rp 25,34 triliun dari semula Rp 51,17 triliun pada 16 Desember 2015 menjadi Rp 76,51 triliun per 18 Desember 2015.

“Ada peralihan instrumen SBN dari bank ke BI. Mungkin ada bank yang lagi butuh dana jelang akhir tahun 2015,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×