kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tiga emiten ini memperkuat posisi IHSG


Selasa, 08 Oktober 2013 / 16:29 WIB
ILUSTRASI. Grand Dafam Signature International Airport Yogyakarta.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi II ditutup menguat 57,55 poin atau menguat 1,32% menjadi 4.432,51. Tercatat ada 182 saham yang naik, 66 saham turun dan 93 saham diam tak bergerak.

Aksi pembelian saham bluechips menjadi salah satu sumber penguatan indeks. Tiga di antaranya yaitu:

- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Saham BBRI naik 4,64% menjadi Rp 7.900 di sesi II dan menyumbang kenaikan indeks 9,389 poin.  Tiga sekuritas yang paling banyak membeli saham BBRI adalah;  CIMB Securities Indonesia senilai Rp 75,19 miliar, UBS Securities Indonesia senilai Rp 26,35 miliar, Merrill Lynch senilai Rp 18,03 miliar.

- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Saham BMRI naik 3,61% menjadi Rp 8600 di sesi II dan menyumbang kenaikan indeks sebesar 7,60 poin. Tiga sekuritas yang paling banyak membeli saham BMRI adalah; Merrill Lynch Indonesia senilai Rp 34,32 miliar, Morgan Stanley Indonesia senilai Rp 19,72 miliar, PT Citigroup Securities Indonesia senilai Rp 16,5 miliar.

- PT Astra International Tbk (ASII)

Saham ASII naik 2,36% menjadi Rp 6.500 di sesi II dan menyumbang kenaikan indeks sebesar 6,67 poin. Tiga sekuritas yang paling banyak membeli saham ASII adalah; Panin Sekuritas Tbk senilai Rp 23,28 miliar, Credit Suisse Securities Indonesia senilai Rp 14,75 miliar dan UBS Securities Indonesia senilai Rp 14,26 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×