kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Tiga big cap ini yang menyulut IHSG tembus rekor


Jumat, 12 Oktober 2012 / 16:21 WIB
ILUSTRASI. BCA tetap memperluas jaringan mesin ATM karena masih dibutuhkan nasabah.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penambahan poin sebanyak 26,42 poin di sesi II. Alhasil, posisi terakhir indeks saat ini adalah 4.311,39. Ini merupakan rekor tertinggi indeks.

Aksi beli sejumlah saham big cap menjadi salah satu pendorong rekor indeks. Beberapa big cap tersebut antara lain:

- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Saham BBCA bertambah 150 poin menjadi Rp 8.150. Tiga broker yang paling banyak memborong saham ini antara lain: Deutsche Securities senilai Rp 51,330 miliar, Credit Suisse Securities senilai Rp 45,237 miliar, dan Morgan Stanley Indonesia senilai Rp 33,925 miliar.

- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Saham BMRI bertambah 150 poin menjadi Rp 8.100. Tiga broker yang paling banyak memborong saham ini antara lain: Bahana Securities senilai Rp 28,548 miliar, CIMB Securities Indonesia senilai Rp 11,072 miliar, dan Kim Eng Securities senilai Rp 10,007 miliar.

- PT Bayan Resources Tbk (BYAN)

Saham BYAN bertambah 1.000 poin menjadi Rp 12.000. Broker yang paling banyak memborong saham ini adalah Valbury Asia Securities senilai Rp 6 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×