kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

The Fed bakal lakukan tapering off, simak prediksi pergerakan IHSG ke depannya


Minggu, 07 November 2021 / 21:24 WIB
ILUSTRASI. Pekerja membersihkan patung banteng dengan latar belakang layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/9/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Tendi Mahadi

Sejalan dengan itu, Yaki menyarankan investor untuk merotasi portofolionya ke saham-saham yang berhubungan dengan teknologi, perbankan, manufaktur, dan barang konsumsi. Sektor-sektor ini berpotensi tumbuh kembali seiring dengan pemulihan ekonomi dan daya beli masyarakat.

Sementara itu, untuk yang ingin trading hingga awal tahun 2022, Yaki menyarankan untuk mencermati potensi buy on weakness pada saham-saham big caps, khususnya perbankan besar serta saham BUMN bidang infrastruktur dan konstruksi. Menurut Yaki, saham-saham ini masih memiliki potensi upside sekitar 5%-10%.

Di sisi lain, Herditya menyarankan pelaku pasar yang ingin merotasi sahamnya untuk mencermati saham sektor transportasi, consumer cyclical, dan properti. Saham-saham ini masih relatif menarik secara teknikal (berada di fase uptrend) sehingga dapat diakumulasi.

Selanjutnya: Terseret pergerakan IHSG, kapitalisasi pasar di bursa melorot 0,12% dalam sepekan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×