kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45936,49   -8,95   -0.95%
  • EMAS1.027.000 -0,19%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tersengat Sentimen Positif, Kinerja Emiten Ritel Diproyeksi Tumbuh pada 2023


Kamis, 03 November 2022 / 13:21 WIB
Tersengat Sentimen Positif, Kinerja Emiten Ritel Diproyeksi Tumbuh pada 2023
Pusat perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup terbesar di Indonesia, ACE, hadirkan program ‘BOOM DEALS’ di mana pelanggan dapat belanja hemat hingga 75 persen hanya 1 hari pada Jumat, 14 Oktober 2022 untuk kebutuhan rumah, gaya hidup, hingga hobi.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Sejumlah emiten ritel menunjukkan pertumbuhan sepanjang sembilan bulan pertama di tahun 2022. Kinerja emiten eceran ini diproyeksikan masih akan bertumbuh hingga 2023. 

Salah satu peritel yang mencatatkan pertumbuhan adalah PT Ace Hardware Tbk (ACES) yang mencetak penjualan bersih Rp 4,9 triliun hingga kuartal III-2022. Laba ACES naik 8,93% secara tahunan menjadi Rp 351,71 miliar.

Kenaikan juga terjadi pada PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatatkan laba bersih Rp 298,12 miliar atau melesat 189,97% secara tahunan. Adapun RALS mengantongi pendapatan Rp 2,4 triliun atau naik 21,82%.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Johan Trihantoro menganalisis pertumbuhan kedua emiten tersebut seiringan dengan terkendalinya kasus baru Covid-19 dan pelonggaran PPKM, yang akhirnya mendorong pemulihan sektor ritel. 

Baca Juga: Cek Rekomendasi Saham Emiten Ritel yang Masih Prospektif

Di akhir tahun ini, lanjut Johan, sektor ritel masih memiliki ruang yang baik seiringan dengan terkendalinya pandemi Covid-19. Apalagi di kuartal IV-2022 ada katalis positif dari libur keagamaan dan tahun baru. 

"Kami memandang masih optimis sektor ritel masih memiliki ruang bertumbuh hal ini tercermin pertumbuhan indeks ritel Indonesia dan indeks keyakinan konsumen yang menunjukkan terus terjaga," jelasnya kepada Kontan, Rabu (2/11).

 

 

Adapun berdasarkan hasil Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia (BI), Indeks Penjualan Riil (IPR) pada September 2022 sebesar 200,0. Sementara Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 117,2. 

Di 2023 mendatang, Johan berpandangan pertumbuhan ekonomi masih berpotensi akan menopang kinerja sektor eceran ini, yang utamanya didorong oleh momentum libur hingga penyerapan dana desa yang dialokasikan pemerintah pusat. 

Baca Juga: Pembiayaan Baru Adira Finance tumbuh 21% di kuartal III-2022

"Di sisi lainnya, tahun depan juga memasuki politik pada umumnya mendorong pertumbuhan ritel hal ini ditopang dari penyelenggara pemilu, para calon pejabat tentunya akan meningkatkan konsumsinya," imbuhnya. 

Untuk jangka pendek, Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksikan target ACES berada di Rp 850 per saham. Sementara target harga RALS ada di Rp 720 per saham. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×