Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada penutupan perdagangan Jumat (4/6). IHSG tercatat menurun 26,35 poin atau 0,43% ke level 6.065,16.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, mayoritas sektor di bursa memang terkikis di hari Jumat. Penurunan paling dalam dirasakan oleh sektor transportasi dan logistik hingga 2,35%. Setelahnya disusul sektor bahan baku yang menurun 1,91%. Ada juga sektor industri yang melemah 1,44%.
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mencermati, pelemahan IHSG itu diperberat profit taking setelah IHSG cenderung bergerak menguat signifikan selama sepekan terakhir. Penurunan Jumat lalu juga beriringan dengan pelemahan bursa saham secara global.
Untuk perdagangan besok Senin (7/6), IHSG diprediksi bergerak melemah dengan level support di 6.037 hingga 6.010. Sementara itu, level resistance-nya di 6.097 hingga 6.130.
Baca Juga: Melorot 0,43% pada akhir pekan, IHSG diprediksi berada di zona merah pada Senin (7/6)
"Secara teknikal terlihat ada potensi koreksi jangka pendek, terlihat dari indicator MACD yang hampir mencapai puncak akumulasi," ujar Dennies dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Jumat (4/6).
Lebih lanjut dijelaskan, pergerakan akan minim sentimen data perekonomian dari dalam negeri. Akan tetapi, pasar masih akan dipengaruhi oleh sentimen pembagian dividen di pekan depan.
Sementara itu, Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardiastama memproyeksikan IHSG akan melemah terbatas dengan level support di 6.005 dan resistance di 6.115.
Pergerakan IHSG di hari Senin akan dipengaruhi rilis data perdagangan Amerika Serikat. Selain itu, pergerakan US dolar akan berpengaruh terhadap fluktuasi IHSG dan rupiah pada perdagangan pekan depan.
Selanjutnya: Saham-saham ini paling banyak dikoleksi asing dalam sepekan saat IHSG rebound
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













